Beranda Kampus Mahasiswa KKN Unhas Tata Ulang Fasilitas Produksi UMKM CUD Laskap untuk Tingkatkan...

Mahasiswa KKN Unhas Tata Ulang Fasilitas Produksi UMKM CUD Laskap untuk Tingkatkan Efisiensi

0

MataKita.co, Luwu Timur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan penataan ulang tata letak fasilitas produksi UMKM CUD di Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Program tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang sekaligus mendukung kelancaran proses produksi cokelat yang dijalankan UMKM CUD.

Penataan diawali dengan observasi terhadap kondisi rumah produksi serta diskusi bersama pengelola dan karyawan UMKM. Dari hasil pengamatan, mahasiswa menemukan sejumlah mesin dan fasilitas produksi belum ditempatkan sesuai dengan alur kerja.

Jarak antara fasilitas yang saling berkaitan juga dinilai membuat perpindahan bahan, produk, maupun pekerja menjadi kurang efektif selama proses produksi.

Selain itu, area pengemasan dan penyimpanan masih bercampur dengan sejumlah fasilitas produksi. Kondisi tersebut menyebabkan pembagian fungsi ruang belum berjalan optimal.

Temuan itu kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun rancangan tata letak baru. Posisi mesin dan fasilitas disesuaikan dengan alur aktivitas produksi tanpa mengubah struktur bangunan yang telah ada.

Penataan difokuskan pada pemanfaatan ruang serta pengaturan jarak antar-fasilitas agar tahapan produksi dapat berlangsung lebih terarah dan meminimalkan perpindahan yang tidak diperlukan.

“Sebelum ditata, kondisi rumah produksi masih belum teratur. Mesin yang tersedia cukup banyak, termasuk beberapa mesin yang belum digunakan, sehingga kesulitan saat berproduksi karena harus berpindah-pindah,” kata karyawan UMKM CUD Desa Laskap, Usnul.

Rancangan tersebut selanjutnya mulai diterapkan pihak UMKM dengan memindahkan dan menyesuaikan posisi sejumlah mesin berdasarkan kebutuhan serta kondisi produksi.

Menurut Usnul, perubahan tata letak membuat akses selama proses produksi menjadi lebih mudah.

“Setelah tata letaknya diperbarui, akses menjadi lebih mudah dan tidak perlu bolak-balik selama proses produksi. Semoga ke depannya rumah produksi ini dapat semakin berkembang dan maju,” ujarnya.

Penataan ulang fasilitas diharapkan membantu UMKM CUD memanfaatkan ruang produksi secara lebih efektif sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih teratur.

Rancangan tersebut juga dapat menjadi acuan bagi pengelola dalam mengembangkan fasilitas produksi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan usaha.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berupaya mendukung pengembangan UMKM di Desa Laskap melalui perbaikan proses produksi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

Facebook Comments Box