Beranda Politik Publik Puas dengan Layanan Bawaslu Sulsel, IKM Periode I Capai 88,50

Publik Puas dengan Layanan Bawaslu Sulsel, IKM Periode I Capai 88,50

0

MataKita.co, Makassar — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan hasil positif. Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Periode I Tahun 2026 mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,50 dengan kategori Mutu A atau Sangat Baik.

Capaian tersebut diperoleh berdasarkan penilaian 238 responden yang tersebar di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Survei dilakukan untuk mengukur pengalaman sekaligus tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan Bawaslu Sulsel.

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, mengatakan capaian tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai angka penilaian terhadap lembaga. Menurutnya, hasil survei menjadi gambaran mengenai pengalaman masyarakat saat berinteraksi langsung dengan layanan Bawaslu Sulsel.

“Ini adalah gambaran dari pengalaman masyarakat ketika berinteraksi dengan layanan Bawaslu Sulsel. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana kepercayaan dan kepuasan masyarakat ini terus kita jaga,” kata Mardiana di Kantor Bawaslu Sulsel, Rabu (9/9/2026).

Menurut Mardiana, pelayanan publik merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu. Bawaslu tidak hanya dituntut menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas.

“Masyarakat datang ke Bawaslu dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Tugas kita adalah memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan yang sama, dengan proses yang jelas dan petugas memberikan kepastian. Pelayanan yang baik pada akhirnya ikut menentukan kepercayaan publik terhadap lembaga,” ujarnya.

Dari sembilan unsur pelayanan yang diukur dalam survei, aspek biaya atau tarif pelayanan mencatat nilai tertinggi, yakni 100,00. Selanjutnya, unsur perilaku pelaksana memperoleh nilai 89,00, sedangkan unsur kompetensi pelaksana serta produk spesifikasi jenis pelayanan masing-masing berada pada angka 88,75.

Responden survei merupakan pengguna layanan Bawaslu Sulsel dengan latar belakang yang beragam. Sebanyak 138 responden atau 58 persen merupakan laki-laki, sementara 100 responden atau 42 persen perempuan.

Berdasarkan kelompok usia, sebanyak 155 responden atau 65 persen berusia 26 tahun ke atas. Sementara itu, 83 responden atau 35 persen berada pada rentang usia 19–25 tahun yang mencakup pemilih muda dan mahasiswa.

Mardiana menegaskan, hasil survei tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan Bawaslu Sulsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Predikat sangat baik tentu patut kita syukuri, tetapi bukan berarti pekerjaan selesai. Justru hasil survei ini harus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan Bawaslu ke depan semakin cepat, mudah, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Bawaslu Sulsel akan memberikan perhatian terhadap aspek yang masih memiliki ruang untuk ditingkatkan, termasuk waktu penyelesaian layanan yang memperoleh nilai 85,00.

“Kepercayaan publik dibangun dari pengalaman. Karena itu, setiap masukan dari masyarakat harus kita perlakukan sebagai bahan untuk berbenah dan memperbaiki kualitas pelayanan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box