Home Uncategorized Kerajaan Malaysia Sosialisasi Corona Menggunakan Bahasa Bugis

Kerajaan Malaysia Sosialisasi Corona Menggunakan Bahasa Bugis

0
ADVERTISEMENT

Matakita.co, Sandakan– Beredar video yang unggah akun Youtube Siddik Sangka 6 April, Kerajaan Malaysia melalui Kementerian Kesehatan Malaysia mensosialisasikan bahaya corona menggunakan bahasa bugis.

Dalam video tersebut sebuah mobil dengan menggunakan pengeras suara mensosialisasikan agar warga Sandakan Sabah untuk tidak keluar rumah dan menghindari kerumunan.

Ia juga berpesan kepada warga jika merasa demam, sakit kepala, batuk dan susah bernafas agar segera menghubungi menghubungi dokter.

ADVERTISEMENT

Kebijakan berdiam dirumah berlaku sampai ada penyampaian dari kementerian kesehatan diraja Malaysia.

Pemerintah Kerajaan Malaysia sejak tiga minggu lalu sudah menetapkan status “Lockdown” diseluruh wilayah negara bagian, warga dilarang keluar rumah dan menghindari kerumunan, akibat dari kebijakan tersebut, setiap warga akan diberi konpensasi dari kerajaan berupa uang dan kebutuhan bahan pokok.

Seperti diketahui diwilayah negara bagian Sabah Malaysia banyak dihuni oleh perantau asal Sulawesi selatan sejak lama dan telah menjadi warga negara Malaysia.

Gelombang Imigrasi warga bugis dimulai sejak abad ke 15 dimasa pejajahan Inggris, mereka biasa disebut Melayu Bugis, namum mereka tidak lagi bertutur bahasa bugis.

Namun Gelombang Imigrasi selanjutnya tahun 1960 pada masa pemberontakan Kahar Mudzakkar, akibat kekacauan di Sulawesi selatan mereka banyak melarikan diri ke Kalimantan baik itu Indonesia maupun Malaysia, Mereka disebut Bugis tulen.

Pada umumnya orang Bugis tulen masih kental dengan adat istiadat dan berbahasa bugis ini dikarenakan mereka biasanya hanya menikah dengan orang bugis juga sehingga kebiasaan lamanya di Sulawesi selatan terbawa sampai di Malaysia.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT