Beranda Politik Kado Hari Buruh 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Potongan Ojol Maksimal 8 Persen

Kado Hari Buruh 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Potongan Ojol Maksimal 8 Persen

0
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). AKURAT.CO/Endra Prakoso

Matakita.co, Jakarta — Presiden terpilih Prabowo Subianto menetapkan kebijakan pembatasan potongan tarif ojek online (ojol) maksimal sebesar 8 persen. Dengan kebijakan ini, pengemudi berhak menerima hingga 92 persen dari total tarif perjalanan.

Kebijakan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, termasuk di sektor ekonomi digital.

“Kita ingin para pengemudi mendapatkan bagian yang lebih besar. Karena itu, potongan aplikator kita batasi maksimal 8 persen,” ujar Prabowo seperti dikutip detik.com (1/5/2026)

Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai respons atas berbagai keluhan pengemudi terkait besaran potongan yang selama ini dinilai memberatkan.

“Driver harus mendapatkan keadilan. Mereka adalah tulang punggung layanan ini,” tegasnya.

Pemerintah menilai pembagian pendapatan yang lebih proporsional penting untuk menciptakan ekosistem transportasi digital yang adil dan berkelanjutan.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat perlindungan ekonomi bagi jutaan pengemudi ojol di Indonesia yang bergantung pada platform digital sebagai sumber penghasilan utama.

Momentum Hari Buruh menjadi penegas bahwa perhatian terhadap pekerja tidak hanya berlaku bagi sektor formal, tetapi juga mencakup pekerja informal seperti pengemudi ojol.

Pemerintah juga akan memastikan implementasi kebijakan ini berjalan efektif melalui pengawasan terhadap aplikator, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pengemudi di lapangan.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT