Beranda Politik Eks Ketum GMKI Korneles ; Jusuf Kalla Tokoh Perdamaian, Jangan Dipolitisasi

Eks Ketum GMKI Korneles ; Jusuf Kalla Tokoh Perdamaian, Jangan Dipolitisasi

0

Matakita.co, Makassar — Korneles Galanjinjinay, Ketua Umum GMKI 2018–2020 dan Wakil Ketua Umum Parkindo 2021–2026, menilai tuduhan yang diarahkan kepada Jusuf Kalla tidak berdasar jika melihat rekam jejak panjangnya dalam menjaga perdamaian bangsa.

Menurut Korneles, publik seharusnya melihat pernyataan Jusuf Kalla dalam konteks sejarah dan pengalaman empiriknya saat menyelesaikan konflik horizontal di berbagai daerah, bukan memotong narasi lalu mempolitisasinya.

“Rekam jejak Pak Jusuf Kalla dalam menyelesaikan konflik Ambon, Poso, dan Aceh adalah fakta sejarah yang harus diapresiasi. Kita seharusnya bersyukur dan bangga memiliki 

figur tokoh bangsa sekaliber beliau dalam urusan perdamaian dan persatuan nasional,” ujar Korneles dalam keterangannya kepada matakita.co (13/4/2026)

Sebagai putra Maluku, Korneles mengaku memiliki kedekatan emosional terhadap peran Jusuf Kalla dalam mendamaikan konflik Ambon.

Ia menegaskan, tanpa keterlibatan JK, Maluku mungkin tidak akan menikmati suasana damai seperti saat ini.

“Sebagai anak Maluku, saya tentu bangga dengan sosok Pak JK. Tanpa beliau, Maluku belum tentu seperti sekarang. Bisa jadi masih berada dalam bayang-bayang konflik dan pertikaian,” tegasnya.

Korneles juga menilai isi ceramah Jusuf Kalla yang belakangan dipersoalkan tidak boleh dilepaskan dari konteks sejarah konflik SARA di Ambon dan Poso.

Menurutnya, yang disampaikan JK adalah pengalaman empiris dan fakta sosiologis, bukan bentuk penyudutan terhadap agama tertentu.

“Jangan mempolitisasi ceramah Pak JK. Yang beliau sampaikan adalah fakta sosiologis yang pernah terjadi dalam konflik Ambon dan Poso, bukan untuk menyudutkan agama lain,” katanya.

Ia menambahkan, amanah terbesar Jusuf Kalla bagi bangsa ini adalah warisan dialog, perdamaian, dan semangat persatuan, yang justru perlu dijaga dalam menghadapi potensi konflik horizontal di masa depan.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT