Home Kesehatan Virus Corona Masih Mengancam, Gubernur Di Indonesia Larang Mudik Warganya

Virus Corona Masih Mengancam, Gubernur Di Indonesia Larang Mudik Warganya

0
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Gorontalo – Ternyata tak hanya Gubernur Gorontalo, para Gubernur di Indonesia siap laksanakan perintah Presiden Jokowi terkait larangan mudik lebaran tahun 2021. Mereka adalah Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Khofifah Indar Parawansa, Olly Domdokambey bersama para Gubernur lainnya di Indonesia telah mempersiapkan daerahnya untuk larangan mudik bagi warganya.

DKI Jakarta, sebagaimana dijelaskan oleh Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria bahwa tempat terbaik ada di rumah.

“Dan juga seluruh warga kami minta untuk tetap berada di rumah, karena tempat terbaik ada di rumah,” papar Riza dalam acara Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Keselamatan Jaya 2021 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/4/2021), dikutip dari Liputan6.com.

Advertisemen

Pemerintah DKI Jakarta bahkan akan memberikan sanksi kepada ASN yang nekat mudik.

“Prinsipnya untuk ASN tidak mudik karena akan ada sanksi, bagi masyarakat kami imbau untuk tetap berada di rumah,” kata dia dikutip dari Antara.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menekankan jika perlu ada pemahaman bersama masyarakat terkait pelarangan mudik oleh pemerintah.

Khofifah menjelaskan, kasus positif Covid-19 selalu meningkat baik pada saat libur panjang atau libur pendek.

“Setiap selesai libur panjang, itu selalu ada peningkatan kasus penyebaran Covid-19. Meskipun itu hanya tiga hari. Ini adalah data yang kami punya pada Juni sampai Juli tahun lalu,” jelas Khofifah dikutip dari kompas.tv

Hal yang sama juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menilai kebijakan pelarangan mudik Lebaran 2021 sudah tepat untuk mencegah meningkatkan penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kepala daerah di 35 kota dan kabupaten di Jateng kompak mendukung kebijakan pelarangan mudik lebaran.

“Saya kira peputusan pelarangan mudik Lebaran sudah tepat. Istilah saya ayo kita sabar sedikit, karena Covid-19 lagi turun. Kalau ada mudik yang menimbulkan kerumunan banyak akan ada peningkatan,” kata Ganjar, Senin (12/4), dikutip dari Gatra.com

Dukungan yang sama juga diberikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar mudik lebaran Hari Raya Idulfitri 2021 karena masih dalam situasi pandemi virus corona (Covid-19).

“Saya ingatkan, ASN dilarang mudik, tidak ada alasan yang sifatnya pribadi. Bagi mereka yang melanggar, sanksi sudah disiapkan baik dari arahan pemerintah pusat maupun kebijakan dari gubernur,” katanya, Jumat (16/4), dikutip dari cnnindonesia.com

Facebook Comments
ADVERTISEMENT