Home Berdikari Ekonomi Sembako Bakal Kena Pajak, Pemuda Muhammadiyah Gowa Ingatkan Pemerintah Fikirkan Masyarakat...

Sembako Bakal Kena Pajak, Pemuda Muhammadiyah Gowa Ingatkan Pemerintah Fikirkan Masyarakat Kecil

0
Sudirman, SP., MM
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Gowa – Pemuda Muhammadiyah Gowa meminta pemerintah melakukan kajian mendalam terhadap dampak negatif kepada masyarakat kecil sebelum menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) bahan pokok warga. Pemuda Muhammadiyah menyebut  jutaan warga  kecil Indonesia bakal terdampak jika kebijakan ini betul-betul terlaksana.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Gowa Bidang Buruh ,Tani, Nelayan & ESDM Sudirman, SP.,MM. kepada Matakita.co (13/6/2021) Menilai dampak yang akan terjadi jika pajak dikenakan pada sembako warga sangat besar. Karena sembako merupakan kebutuhan pokok warga masyarakat setiap hari,  apalagi  situasi perekonomian sedang sulit, khususnya di tengah kondisi pandemik.

“Kalau sembako  akan di kenakan PPN, dampaknya  dapat memicu kenaikan harga-harga sembako. Ini akan berimbas ke seluruh masyarakat kecil dan membuat gaduh masyarakat, terutama pada kelompok masyarakat kecil seperti petani, pedagang, dan masyarakat kecil. Selama ini petani dan pedagang dihadapkan dengan beragam masalah seperti semakin tingginya biaya produksi, mahalnya biaya pengiriman barang, rendahnya  harga jual dipasaran serta rendahnya kemampuan daya beli masyarakat, sebagai akibat pandemik COVID-19, yang menyebabkan usaha dan pendapatan masyarakat menurun,” jelasnya.

Sudirman juga  memastikan warga miskinlah yang akan paling terdampak dari rencana kebijakan penerapan PPN ini. Dia pun mengingatkan pemerintah bahwa akan ada jutaan warga miskin Indonesia yang akan terdampak langsung dari segi kesejahteraan. & bila itu yang terjadi, tentu saja tingkat kesejahteraan mereka jelas akan menurun dan kesehatan mereka jelas akan terancam.

“Bahkan tidak mustahil  ketika kesejahteraan mereka terancam dapat memicu  munculnya kriminalitas baru sebagai dampak dari kebijakan itu. Manusia dapat berfikir pendek ketika hajat hidup mereka terganggu, terutama ketika berkaitan dengan bagaiman cara bertahan hidup. Dan bila itu yang terjadi, hal demikian jelas-jelas akan sangat merugikan bangsa tidak hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan” jelasnya.

Advertisement

Atas dasar itulah, Pemuda Muhammadiyah Gowa mendesak pemerintah untuk melakukan kajian mendalam jika hendak memberlakukan pajak pada sembako.  Pemuda Muhammadiyah Gowa lantas mengingatkan tugas negara seharusnya menyejahterakan rakyatnya sesuai dengan amanah UUD 1945.

“Oleh karena itu, masalah rencana pengenaan PPN terhadap sembako sebagaimana yang tertuang dalam draf revisi undang undang nomor 6 tahun 1993 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) ini hendaknya benar-benar dikaji secara mendalam oleh pemerintah, apalagi kalau kita kaitkan dengan amanat konstitusi, di mana tugas negara dan/atau pemerintah adalah melindungi dan menyejahterakan rakyat. ” tegasnya

Facebook Comments
ADVERTISEMENT