Beranda Literasi DONGKELOR Jadi Pusat Perhatian Tim Penilai IGA Kemendagri 2021

DONGKELOR Jadi Pusat Perhatian Tim Penilai IGA Kemendagri 2021

0
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Makassar – Dongeng Keliling Online dari Rumah (DONGKELOR) yang menjadi salah satu inovasi dari 11 Inovasi unggulan Pemerintah Kota Makassar yang dipaparkan langsung oleh Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di Ruang Sidang Utama, Kemendagri Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021) menjadi pusat perhatian dan magnet tersendiri bagi tim penilai diantaranya apresiasi dari KemenPAN-RB dan dari unsur media saat sesi wawancara.

Prof. Dr. Diah Natalisa, Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB sangat mengapresiasi Inovasi Pemerintah Kota Makassar khususnya Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital yakni DONGKELOR.

Diah berharap inovasi DONGKELOR dapat terintegrasi dengan sistem aplikasi yang disediakan oleh Pemerintah Kota Makassar sehingga layanan DONGKELOR lebih mudah diakses dan dinikmati oleh masyarakat.

Tim Penilai/ Panelis dari unsur media yakni MNC News juga mengapresiasi inovasi DONGKELOR dan meminta ada keterlibatan masyarakat lebih banyak lagi dalam program DONGKELOR. Walikota Makassar mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari para panelis.

“DONGKELOR telah menghasilkan story Teller yang bukan hanya menceritakan dongeng tetapi juga sejarah Kota Makassar dan nantinya para pencerita ini akan menghiasi program kami selanjutnya di 5.000 lorong Wisata Kota Makassar dan seluruh aplikasi digital akan disatukan dalam platform,” papar Danny.

Kota Makassar tahun ini kembali terpilih sebagai salah satu daerah terinovatif. Ada 39 Daerah yang terpilih sebagai nominasi Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 39 Daerah itu terdiri dari 7 Provinsi, 12 Kabupaten, 12 Kota, 5 Daerah Perbatasan dan 3 Daerah Tertinggal. Sesi presentasi dan wawancara yang dibawakan langsung oleh Kepala Daerah adalah serangkaian proses penilaian untuk menentukan penerima penghargaan IGA Tahun 2021.

Melalui Balitbangda Makassar, 65 inovasi unggulan dari Kota Makassar telah disaring dan dipilih sebanyak 11 inovasi yang dipresentasikan oleh Walikota Makassar tahun ini. Untuk Inovasi Pelayanan Publik ada 2 inovasi yakni Utarakan Giatmu dari Puskesmas Mamajang dan Bajiki dari Puskesmas Andalas. Untuk Pelayanan publik berbasis digital ada 2 inovasi yakni Karaeng dari Dinas Pariwisata dan DONGKELOR dari Dinas Perpustakaan Makassar. Untuk Inovasi Pengembangan Daerah ada 2 inovasi yakni Pencanangan Hari Kebudayaan dari Dinas Kebudayaan dan Smart Truk Inflation dari Dinas Perdagangan.

Untuk Inovasi Pengembangan SDM ada 2 inovasi yakni Duta KTR (Kawasan Tanpa Rokok) dari Dinas Kesehatan dan Radio Sehat dari Dinas Pendidikan – SDN Kompleks Sambung Jawa. Untuk Inovasi Lingkungan Hidup ada 2 Inovasi yakni FKBS (Forum Komunikasi Bank Sampah) dari Kecamatan Tallo dan PALLUBUTUNG dari Puskesmas Pampang. Untuk Inovasi Pengembangan Infrastruktur ada 1 inovasi yakni New RUYANI (Rumah Layak Huni) dari Dinas Perumahan.

Sebanyak 9 SKPD bersama unsur Balitbangda Kota Makassar hadir mendampingi Walikota Makassar di Sesi Presentasi dan Wawancara yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Perpustakaan, Dinas Kebudayaan, Dinas Perdagangan, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan, Dinas Dukcapil dan Kecamatan Tallo. Khusus Dinas Perpustakaan diwakili oleh Sekdis Perpustakaan, I N Aria Purnabhawa, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Muh. Thato Amran Kudus dan Pustakawan selaku inovator Tulus Wulan Juni.

DONGKELOR adalah 6 dari Inovasi Dinas Perpustakaan Kota Makassar. DONGKELOR adalah perluasan atau transformasi dari inovasi sebelumnya yakni Dongkel with Mobile Library. DONGKELOR lahir ditengah Pandemi Covid19 dan episode perdananya ditayangkan bertepatan pada peringatan Hardiknas, 2 Mei 2020. Layanan Perpustakaan dan Dongeng dengan konsep Daring ini telah memasuki episode ke 59 yang ditayangkan di kanal YouTube.

Tahun 2020, DONGKELOR terpilih sebagai Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid19 dari KemenPAN-RB dan 10 Inovasi terpilih yang dimuat di situs resmi Observatori Public Sektor Innovation (OPSI) – OECD Paris sebagai Pembelajaran Internasional. Tahun 2021 terpilih sebagai inovasi unggulan Bappeda Kota Makassar untuk mewakili Kota Makassar dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang dilaksanakan oleh Direktorat Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Daerah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas. (TWJ/Rp)

Facebook Comments
ADVERTISEMENT