Beranda Hukum Paradigma Hukum Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H. : Metaverse Hukum...

Paradigma Hukum Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H. : Metaverse Hukum Adat dan Nilai Kearifan Lokal

0
penulis bersama rof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H.

Oleh : Safrin Salam, S.H., M.H*

Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H. adalah sGuru Besar Hukum Adat dan Hukum Agraria di Fakultas hukum Universitas Hansanuddin lahir pada tanggal 2 Juli 1948. Tepat pada tanggal 2 Juli 2022 lalu, Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H. telah bertambah usia dengan memasuki usia 74 Tahun.  Pada usia 74 Tahun, sebagai mahasiswa Prof tidaklah membesar-besarkan gagasan hukum beliau yang mengemas hukum adat dan nilai kearifan lokal menjadi lebih kekinian tanpa meninggalkan nilai alamiah dari hukum adat.

Baru-baru ini, Prof. Aminuddin Salle memberikan gagasan tentang Metaverse hukum adat dan nilai-nilai kearifan. Istilah Metaverse adalah dunia visual yang memadukan dunia fisik dan dunia digital (Zhao et al., 2022). Istilah ”Metaverse” pertama kali diciptakan dalam Novel Fiksi Ilmiah 1992 bernama Kecelakaan Salju, ditulis oleh Neal Stephenson. Novel ini menggambarkan orang-orang di dunia realitas virtual yang bersaing satu sama lain untuk status sosial dengan mengendalikan avatar digital mereka. Selama sekitar 30 tahun ke depan, Konsep Metaverse telah muncul di buku dan acara film (Zhao et al., 2022). Tujuan dari metaverse adalah menghubungkan manusia di seluruh dunia melalui media komputer (internet) (Prieto et al., 2022).

ADVERTISEMENT

Konsep Metaverse yang dicanangkan oleh Prof. Aminuddin Salle tampaknya sangat rasional dan sesuai dengan kebutuhan hukum adat yang membutuhkan wadah untuk terjaga eksistensi nilai-nilai kearifan lokal. Upaya yang dilakukan oleh Prof. Aminuddin Salle salah satu adalah dengan menjaga tradisi lisan yang telah diwariskan secara turun temurun oleh leluhur dengan mendokumentasikan dan mensebarluaskan dalam bentuk podcast (siaran youtobe :

dengan mengusung  misi : Adat-Budaya-Konstitusi-Kearifan Leluhur-Pasang Toriolo / Adat – Budaya – Konstitusi – Kearifan Leluhur – Pasang Toriolo) yang telah menghasilkan 60 (enam puluh) video. Beberapa Topik Podcast menunjukan identitas hukum adat menjadi lebih mudah diterima, diingat bahkan dijadikan dasar dalam penguatan hukum adat di Indonesia. Beberapa topik video adalah Tojengnga Antu Kontui Bulo Ammawang (Tojengnga Antu Kontui Bulo Ammawang) dan Duami Niala Sappo  dan Belo Kanukue Unganna Panasae(Duami Niala Sappo, Belo Kanukue Unganna Panasae). Podcast ini mengandung makna mendalam tentang kebaikan yang berada pada kebenaran dan Prinsip Hidup Bugis yakni Kesucian Hati dan Kejujuran.

Tradisi Lisan yang dikemas oleh Prof. Aminuddin Salle melalui Media Youtobe (Podcast) merupakan bentuk Metaverse Hukum Adat yang memberikan Legacy pada hukum adat bahwa hukum adat mampu mengikuti perkembangan zaman terutama dalam Dunia Metaverse. Kontribusi Metaverse Hukum Adat melalui pengembangan tradisi lisan yang dikembangkan oleh Prof. Aminuddin Salle bisa menjadi sebuah solusi, yang menjawab keraguan pemerintah akan tertatih-tatihnya hukum adat dalam menghadapi perkembangan masyarakat dan zaman. Metaverse Hukum Adat adalah sarana yang masih bisa dikembangkan oleh pemerintah dan dunia akademik tentu tanpa mengenyampingkan nilai-nilai kearifan lokal. Apalagi dalam konteks pemajuan kebudayaan, negara dan masyarakat adat masih harus berupaya untuk melakukan percepatan pengakuan dan perlindungan terhadap objek pemajuan kebudayaan manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa dan ritus.

Gagasan metaverse hukum adat dan nilai kearifan lokal yang ditemukan dan dikembangkan oleh Prof. Aminuddin Salle bisa menjadi upaya untuk mendorong percepatan pengakuan dan perlindungan pemajuan kebudayaan. Tentu hal ini diperlukan kerjasama, komunikasi yang terpadu antara pemerintah, masyarakat dan akademisi. Karena hukum adat adalah identitas kita, identitas bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilindungi. Selamat ulang tahun Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H. semoga Prof. selalu menjadi tauladan, guru dan orang tua kami yang selalu menjadi Pengingat dan Inspirator Guru Besar Bangsa. Semoga keberkahan dan umur panjang selalu diberikan oleh Allah SWT kepada Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, S.H., M.H.

*) Penulis adalah Dosen Hukum Adat Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton

Facebook Comments
ADVERTISEMENT