Beranda Kampus Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Film Dokumenter untuk Arsip Digital dan Promosi Desa...

Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Film Dokumenter untuk Arsip Digital dan Promosi Desa Batu Belerang

0

Matakita.co, Sinjai– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menghadirkan film dokumenter sebagai upaya mendokumentasikan kehidupan, budaya, dan potensi Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai.

Program kerja individu bertajuk “Bercerita dalam Lensa: Merekam Kehidupan, Budaya, dan Potensi Desa Batu Belerang sebagai Arsip Digital dan Media Promosi Desa” tersebut memanfaatkan media audiovisual sebagai sarana pengarsipan sekaligus promosi potensi lokal. (5/8) 

Mahasiswa KKN Unhas, Noval Andrean, mengatakan film dokumenter tersebut tidak hanya ditujukan sebagai luaran program KKN, tetapi juga diharapkan dapat menjadi arsip digital yang bisa dimanfaatkan Pemerintah Desa Batu Belerang secara berkelanjutan.

“Film ini diharapkan dapat menjadi arsip digital yang merekam kehidupan masyarakat, budaya, kondisi alam, dan potensi yang dimiliki Desa Batu Belerang,” kata Noval.

Menurut dia, media audiovisual dipilih karena mampu menyampaikan informasi melalui perpaduan gambar dan narasi. Dengan demikian, cerita mengenai desa dapat disampaikan secara lebih menarik dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Proses pembuatan film diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi karakteristik serta potensi Desa Batu Belerang yang layak didokumentasikan. Mahasiswa kemudian melakukan wawancara dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Informasi yang diperoleh selanjutnya dipadukan dengan dokumentasi visual yang mencakup aktivitas masyarakat, bentang alam, tradisi, kehidupan sosial, serta potensi ekonomi desa.

Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah lokasi yang merepresentasikan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dokumentasi tidak hanya menampilkan panorama alam, tetapi juga interaksi sosial dan budaya yang menjadi bagian dari identitas Desa Batu Belerang.

Pendekatan tersebut dilakukan agar film dokumenter dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai desa, bukan sekadar menampilkan keindahan visual.

Dalam proses pembuatannya, masyarakat juga dilibatkan secara aktif. Pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga memberikan informasi mengenai sejarah desa, perkembangan masyarakat, hingga harapan terhadap pembangunan Desa Batu Belerang ke depan.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar dokumentasi yang dihasilkan mampu merepresentasikan kondisi desa sekaligus menghadirkan perspektif warga sebagai bagian utama dari kehidupan sosial di Desa Batu Belerang.

Selain sebagai arsip, film dokumenter tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media promosi desa, bahan edukasi, dan sumber informasi bagi masyarakat umum, akademisi, maupun wisatawan.

Di tengah perkembangan teknologi digital, arsip audiovisual dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan identitas dan potensi desa kepada khalayak yang lebih luas. Media tersebut sekaligus dapat mendukung upaya pelestarian budaya dan nilai-nilai lokal.

Program ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa KKN Unhas dengan Pemerintah Desa Batu Belerang dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendokumentasikan potensi desa.

Noval berharap film dokumenter yang dihasilkan tidak berhenti sebagai dokumentasi selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Batu Belerang.

“Harapannya, dokumenter ini dapat memperkuat identitas Desa Batu Belerang, mendukung promosi potensi lokal, serta menjadi media yang menghubungkan cerita dan budaya desa dengan generasi sekarang dan generasi mendatang,” ujarnya.

Facebook Comments Box