Beranda Kampus Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan “Pasar Maya” untuk Promosikan Produk Desa Batu Belerang

Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan “Pasar Maya” untuk Promosikan Produk Desa Batu Belerang

0

Matakita.co, Sinjai– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menghadirkan inovasi “Pasar Maya” untuk membantu masyarakat Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, memasarkan produk lokal melalui ruang digital.

Program tersebut digagas oleh Taufik Ismail, mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116. Pasar Maya dikembangkan melalui website resmi Desa Batu Belerang sebagai wadah untuk memperkenalkan produk masyarakat kepada pasar yang lebih luas.

Program tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Batu Belerang pada Rabu (5/8/2026). Penyerahan berlangsung di kediaman Kepala Desa Batu Belerang, Ahmad P.

Taufik mengatakan, ide Pasar Maya muncul dari potensi produk perkebunan masyarakat Desa Batu Belerang yang cukup beragam.

Produk tersebut antara lain kopi, tembakau, cabai, cengkeh, serta berbagai produk lokal lainnya.

Selama ini, sebagian besar produk masyarakat masih dipasarkan secara langsung di pasar atau dijual kepada pengepul yang datang ke desa.

“Pasar Maya diharapkan bisa menjadi ruang tambahan bagi masyarakat untuk memperkenalkan produknya melalui media digital,” kata Taufik.

Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat menampilkan foto produk, nama produk, deskripsi, hingga nomor WhatsApp yang dapat dihubungi calon pembeli.

Dengan begitu, calon pembeli tidak hanya mendapatkan informasi mengenai produk, tetapi juga dapat berkomunikasi langsung dengan pemilik produk.

Agar program ini dapat terus digunakan setelah mahasiswa KKN meninggalkan desa, Taufik juga menyiapkan buku panduan.

Panduan tersebut berisi tata cara masyarakat memasukkan produk ke dalam Pasar Maya.

Masyarakat cukup menyiapkan foto, informasi produk, dan nomor WhatsApp yang aktif. Data tersebut kemudian disampaikan kepada pemerintah desa untuk ditambahkan ke dalam website.

Program ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Batu Belerang.

Taufik berharap Pasar Maya tidak berhenti sebagai program KKN, tetapi dapat terus dikelola dan dikembangkan pemerintah desa bersama masyarakat.

“Harapannya, Pasar Maya bisa membantu produk lokal Desa Batu Belerang dikenal lebih luas dan membuka peluang pasar baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Keberadaan Pasar Maya menjadi salah satu langkah untuk mendorong masyarakat Desa Batu Belerang memanfaatkan teknologi digital dalam memperkenalkan dan mengembangkan potensi ekonomi desa. (**)

Facebook Comments Box