Beranda Kampus Kenalkan Potensi Gula Aren, Mahasiswa KKN Unhas Susun Katalog Produk UMKM Desa...

Kenalkan Potensi Gula Aren, Mahasiswa KKN Unhas Susun Katalog Produk UMKM Desa Bonto Sinala

0

Matakita.co, Bulukumba- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menghadirkan katalog produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) gula aren di Desa Bonto Sinala.

Program kerja individu yang digagas Nur Alisah Ramadhani tersebut menjadi upaya untuk memperkenalkan potensi produk lokal sekaligus membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi dan pemasaran.

Katalog produk unggulan itu diserahkan secara langsung kepada Kepala Desa Bonto Sinala, Agus, S.IP., pada Minggu (9/8/2026).

Penyerahan berlangsung di kediaman Kepala Desa Bonto Sinala dan diterima sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah desa dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.

Nur Alisah mengatakan, penyusunan katalog dilatarbelakangi oleh besarnya potensi gula aren yang dihasilkan masyarakat Desa Bonto Sinala.

Menurut dia, potensi tersebut perlu didukung dengan media informasi dan promosi yang dapat memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih luas.

“Katalog ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan produk gula aren Desa Bonto Sinala kepada masyarakat di luar desa,” ujar Nur Alisah.

Dalam proses penyusunannya, Nur Alisah melakukan sejumlah tahapan, mulai dari pendataan pelaku UMKM, pengumpulan informasi, dokumentasi produk, wawancara dengan pemilik usaha, hingga penyusunan katalog.

Katalog tersebut memuat profil usaha dan informasi mengenai produk unggulan yang dihasilkan pelaku UMKM gula aren di Desa Bonto Sinala.

Dengan informasi yang lebih terstruktur, masyarakat maupun calon konsumen diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai produk, usaha yang dijalankan, serta potensi gula aren yang dimiliki desa tersebut.

Katalog disusun dalam dua format, yakni digital dan cetak. Format tersebut memungkinkan katalog dimanfaatkan oleh pemerintah desa sebagai media informasi sekaligus sarana promosi produk unggulan masyarakat.

Sasarannya tidak hanya perangkat dan masyarakat Desa Bonto Sinala, tetapi juga masyarakat dari luar desa yang ingin mengetahui produk gula aren yang dihasilkan oleh pelaku UMKM setempat.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Nur Alisah juga menyusun Buku Panduan Produk Unggulan UMKM Gula Aren Desa Bonto Sinala.

Buku panduan tersebut turut diserahkan kepada pemerintah desa untuk menjadi bahan pendukung dalam pendataan, pengenalan, dan promosi produk unggulan UMKM pada masa mendatang.

Keberadaan buku panduan diharapkan dapat membantu pemerintah desa memiliki dokumentasi yang lebih terarah mengenai potensi UMKM gula aren sekaligus menjadi dasar untuk mengembangkan strategi promosi produk lokal.

Nur Alisah berharap katalog dan buku panduan tersebut tidak berhenti sebagai hasil program KKN, tetapi dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.

“Harapannya, katalog dan buku panduan ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkenalkan potensi gula aren Desa Bonto Sinala ke ruang yang lebih luas,” katanya.

Ia juga berharap keberadaan katalog dapat membuka peluang promosi, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat, potensi gula aren Desa Bonto Sinala diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. (**)

Facebook Comments Box