MataKita.co, Jeneponto — Pemerintah Desa Beroanging memperkuat kesiapan kader dalam menjalankan Baruga SIPAKATAU (Sistem Kesehatan Terpadu) melalui Musyawarah Kader Baruga SIPAKATAU di Desa Beroanging, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (15/8/2026).
Musyawarah menjadi ruang bagi para kader untuk memahami konsep program sekaligus memperjelas pembagian tugas dan fungsi sebelum terlibat langsung dalam pelayanan dan pendampingan kesehatan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Beroanging Nurdin Nur, Ibu Desa Beroanging Musdalifah, serta para kader Baruga SIPAKATAU. Pertemuan juga menjadi bagian dari persiapan untuk membangun koordinasi antara pemerintah desa dan kader dalam menjalankan program.
Dalam sambutannya, Nurdin mengatakan kader memiliki posisi penting dalam memastikan program dapat berjalan secara berkelanjutan. Kader tidak hanya bertugas melaksanakan kegiatan, tetapi juga menjadi penghubung antara program dengan masyarakat.
“Baruga SIPAKATAU ini bukan hanya sekadar program, tetapi bagaimana kita bersama-sama bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, saya berharap kepada seluruh kader agar memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” kata Nurdin.
Ia meminta kader menjalankan tanggung jawab secara kolaboratif serta menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai orientasi utama dalam pelaksanaan program.
“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, saling bekerja sama, dan yang paling penting, hadir untuk membantu masyarakat Desa Beroanging,” ujarnya.
Dalam musyawarah tersebut, kader memperoleh penjelasan mengenai tujuan dan mekanisme pelaksanaan Baruga SIPAKATAU. Pembahasan juga mencakup peran kader dalam mendukung setiap kegiatan kesehatan yang dijalankan melalui program tersebut.
Selain itu, tugas pokok dan fungsi masing-masing kader dibahas untuk memperjelas pembagian peran. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah tumpang tindih tugas sekaligus membuat pelaksanaan program lebih terarah dan terkoordinasi.
Musyawarah juga membuka ruang diskusi bagi kader untuk menyampaikan pertanyaan dan menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan Baruga SIPAKATAU. Dengan demikian, kader tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep program, tetapi juga memiliki gambaran mengenai penerapannya di tengah masyarakat.
Melalui penguatan kapasitas kader, Baruga SIPAKATAU diharapkan berkembang menjadi wadah pelayanan dan pendampingan kesehatan yang lebih dekat dengan warga. Program ini sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah desa dan kader dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Beroanging secara berkelanjutan.







































