Beranda Kampus Layani 64 Warga dan Dampingi 13 Anak, KKN-TB Unhas Perkuat Pemulihan di...

Layani 64 Warga dan Dampingi 13 Anak, KKN-TB Unhas Perkuat Pemulihan di Manggarai Timur

0

MataKita.co, Manggarai Timur — Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Bencana (KKN-TB) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus memperkuat pendampingan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Hingga hari ketiga pelaksanaan kegiatan, sebanyak 64 warga telah menerima layanan kesehatan dan obat-obatan. Sementara itu, 13 anak mendapat pendampingan psikososial sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.

Pada Jumat (21/8/2026), tim kesehatan KKN-TB Unhas memberikan pemeriksaan kesehatan dan obat kepada warga di wilayah pendampingan. Pada saat bersamaan, tim menggelar kegiatan psikososial bagi anak-anak melalui senam pagi, mewarnai, dan menyusun puzzle.

Pendampingan terhadap anak-anak dilanjutkan pada Sabtu (22/8/2026) melalui kegiatan senam pagi dan trauma healing.

Selain layanan kesehatan dan psikososial, tim Unhas juga memetakan kebutuhan fasilitas dasar masyarakat. Tim melakukan survei kondisi dan kebutuhan fasilitas sanitasi, termasuk WC, serta memasang penerangan di lokasi pendampingan.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan untuk mendukung aktivitas warga selama masa pemulihan.

Anggota Tim KKN-TB Unhas, Muhammad Aflahal Mukmin, mengatakan aktivitas masyarakat secara perlahan mulai kembali berjalan. Namun, mobilitas warga masih terbatas dan kebutuhan pendampingan pascabencana masih cukup besar.

“Perubahan yang paling terlihat adalah warga mulai lebih terbantu secara kebutuhan dasar, terutama logistik, dan lebih tenang secara psikologis,” kata Aflahal, mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP Unhas angkatan 2023.

Menurut dia, dampak kehadiran tim selama tiga hari belum terlihat signifikan pada aspek pemulihan fisik maupun konstruksi bangunan. Namun, bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat mulai dirasakan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan pendampingan psikologis.

Kondisi warga di desa yang menjadi lokasi pendampingan juga masih dipengaruhi gempa susulan. Situasi tersebut membuat aktivitas dan mobilitas sebagian masyarakat belum sepenuhnya kembali normal.

Ketua Pendamping Tim KKN-TB Unhas, Ilham Alimuddin, S.T., M.Gis., Ph.D., terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Pendampingan, menurut tim, dilakukan secara menyesuaikan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan, mulai dari pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, logistik, sanitasi, hingga pemenuhan fasilitas dasar di posko.

Berdasarkan pembaruan BMKG pada Jumat (21/8/2026) pukul 17.00 WIB, tercatat 4.638 gempa susulan setelah gempa Flores bermagnitudo 7,7. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sementara 119 gempa dilaporkan dirasakan masyarakat.

Kegiatan KKN-TB Unhas di Manggarai Timur menjadi bagian dari keterlibatan perguruan tinggi dalam membantu masyarakat melewati masa tanggap dan pemulihan pascabencana. (*/dhs)

Facebook Comments Box