Beranda Lensa Menyatukan Dua Keluarga Besar: Wakajati Sulut Ferry Tass Dt. Toembidjo Jadi Saksi...

Menyatukan Dua Keluarga Besar: Wakajati Sulut Ferry Tass Dt. Toembidjo Jadi Saksi Nikah Andi Muwahhidin & dr. Regi Mustika

0

Matakita.co, Tangerang (07/06) — Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan mewarnai prosesi akad nikah dan resepsi pernikahan pasangan dr. Regi Mustika, S.Ked. dan Andi Muwahhidin Mulyadi, S.Tr.Pel., yang diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Trembesi BSD, Tangerang, Sabtu (7/6/2026).

Pernikahan tersebut menjadi momentum istimewa yang mempertemukan dua keluarga besar dengan latar belakang pengabdian yang berbeda, yakni Korps Bhayangkara dan dunia kemaritiman. Mempelai wanita merupakan putri dari Brigjen Pol (Purn.) Nuryadi Partono, S.I.K., M.Si. dan dr. Yunita Elisabeth Aipassa, sedangkan mempelai pria merupakan putra sulung dari Andi Mulyadi, S.E., M.Mar.Eng. dan Hj. Arlianti, S.E.

Dalam prosesi sakral tersebut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, mendapat kehormatan dari keluarga besar mempelai pria untuk menjadi saksi nikah sekaligus mewakili keluarga dalam menyampaikan sambutan pada acara resepsi.

Kehadiran H. Ferry Tass, yang juga menyandang gelar adat Minangkabau sebagai Niniak Mamak/Penghulu Adat, memberikan nuansa tersendiri dalam rangkaian acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan-pesan moral dan nasihat kehidupan rumah tangga kepada kedua mempelai.

Menurutnya, pernikahan bukan sekadar menyatukan dua individu, melainkan juga menyatukan dua keluarga besar dalam ikatan yang dilandasi nilai-nilai keimanan, tanggung jawab, dan komitmen untuk saling menjaga serta menguatkan.

“Pernikahan adalah ikhtiar membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Fondasi utamanya adalah kesabaran, saling menghormati, dan rasa syukur yang senantiasa dipelihara dalam setiap fase kehidupan rumah tangga,” ujar Ferry Tass dalam sambutannya.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan pelaksanaan pemeriksaan administrasi oleh petugas Kantor Urusan Agama (KUA), dilanjutkan khutbah nikah dan prosesi ijab kabul yang berlangsung lancar dan khidmat. Setelah akad nikah, acara dilanjutkan dengan prosesi adat Jawa berupa Kirab Pengantin Kebangsaan dan Cucuk Lampah sebelum memasuki resepsi pernikahan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi negara yang memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai, di antaranya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto, serta Staf Kepresidenan RI Ahmad Dofiri.

Selain itu hadir pula sejumlah perwira tinggi TNI-Polri, akademisi, dan tokoh profesi, di antaranya Kristando, Didik Agung Wijanarko, Sigit Setiyono Sudibyo, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Slamet Budiarto, serta pakar hukum Kamiasih.

Dengan dukungan manajemen acara yang profesional dan suasana yang hangat serta penuh kekeluargaan, resepsi yang dihadiri sekitar 600 undangan tersebut berlangsung meriah dan tertib. Momen tersebut tidak hanya menjadi perayaan atas bersatunya dua insan dalam ikatan pernikahan, tetapi juga menjadi simbol eratnya persaudaraan, kebersamaan, serta pelestarian nilai-nilai budaya Nusantara di tengah kehidupan modern.

Facebook Comments Box