Beranda Literasi Tiga Pelajar Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026, Siap Gerakkan Budaya...

Tiga Pelajar Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026, Siap Gerakkan Budaya Literasi

0

Matakita.co, Makassar – Upaya memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda terus dilakukan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Setelah melalui proses seleksi yang berlangsung ketat, tiga pelajar terbaik dari jenjang SD, SMP, dan SMA resmi dinobatkan sebagai Duta Baca Pelajar Kota Makassar Periode 2026–2027.

Pengumuman pemenang dilaksanakan di Ballroom Mahoni Lantai 2 Claro Hotel Makassar, Selasa (23/6/2026), usai seluruh finalis menyelesaikan tahapan akhir berupa penulisan esai dan presentasi di hadapan dewan juri.

Sebelumnya, para peserta mengikuti rangkaian seleksi administrasi, ujian tertulis, dan wawancara yang berlangsung di Amphitheater Makassar Creative Hub (MCH), Senin (22/6/2026). Seleksi dilakukan untuk menjaring pelajar yang tidak hanya memiliki kemampuan literasi, tetapi juga keterampilan komunikasi, wawasan mengenai perpustakaan, serta komitmen menjadi penggerak budaya membaca di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Adapun juara pertama pada masing-masing kategori yang ditetapkan sebagai Duta Baca Pelajar Kota Makassar 2026–2027 yakni Adha Althafunnisa Arafah dari SD Telkom Makassar untuk kategori SD, Findi Lovely Khairunnisa Handri dari UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar untuk kategori SMP, serta Rifka Elisma Sihombing dari SMA IPEKA CPI pada kategori SMA. Sementara itu, juara kedua dan ketiga pada setiap kategori juga ditetapkan sebagai bagian dari jejaring Duta Baca Pelajar Kota Makassar.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Dr. Aryati Puspasari Abady, menegaskan bahwa Duta Baca Pelajar memiliki peran lebih dari sekadar penerima penghargaan. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi lahirnya budaya membaca di kalangan pelajar.

“Duta Baca Pelajar yang terpilih diharapkan menjadi penggerak peningkatan minat baca masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Mereka juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi Kota Makassar serta membantu mengampanyekan pembudayaan kegemaran membaca untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Tingkat Kegemaran Membaca Kota Makassar,” ujarnya.

Penilaian dalam ajang ini dilakukan oleh tiga dewan juri yang berasal dari unsur komunitas literasi, akademisi, dan industri penerbitan, yakni Muhammad Sabiq selaku Direktur Makassar Creative Hub, Nur Amin Saleh, Ketua Umum IKAPI Sulawesi Selatan sekaligus Founder dan CEO PT Nasmedia Indonesia, serta Dr. Dian Muhtadiah Hamna, dosen dan penulis.

Para pemenang menerima trofi, sertifikat, bingkisan, serta dana pembinaan. Khusus peraih juara pertama di setiap kategori memperoleh selempang Duta Baca Pelajar sebagai simbol amanah untuk menjalankan berbagai program literasi selama masa tugas 2026–2027.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca sekaligus Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni, mengapresiasi seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, pelaksanaan tes hingga penetapan pemenang berjalan lancar. Dari total 50 peserta akhirnya terpilih tiga terbaik pada masing-masing kategori,” katanya.

Menurut Tulus, para finalis yang belum menjadi juara tetap akan dilibatkan dalam berbagai program pengembangan literasi. Seluruh peserta akan menjadi bagian dari jejaring Duta Baca Pelajar Kota Makassar yang secara bersama-sama menjalankan berbagai kegiatan edukasi di sekolah maupun masyarakat.

“Mereka akan menjadi satu tim yang menguatkan ekosistem literasi Kota Makassar. Ke depan mereka akan menjalankan tiga tugas utama, yaitu menyosialisasikan budaya membaca, membangun jejaring literasi, dan melaksanakan berbagai aksi literasi di sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pendidikan Kota Makassar, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menjadi inspirator dan motor penggerak budaya literasi. Melalui peran para Duta Baca Pelajar, Pemerintah Kota Makassar berharap ekosistem literasi semakin kuat dan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, kreatif, serta berdaya saing.

Facebook Comments Box