MataKita.co, Sidrap – Pengetahuan mengenai gizi seimbang perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar anak terbiasa memilih makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar program SIPINTAR (Susun Isi Piring Sehat dan Teratur) di MIS DDI Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (27/7/2026).
Program ini menyasar 11 siswa sekolah dasar dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai gizi seimbang melalui pendekatan edukatif yang interaktif. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta sebelum menerima materi.
Mahasiswa kemudian menyampaikan edukasi menggunakan media presentasi dan poster Isi Piringku. Materi yang diberikan meliputi konsep gizi seimbang, manfaat makanan bergizi bagi kesehatan dan proses belajar, komposisi Isi Piringku dalam satu kali makan, hingga contoh sumber makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai kebiasaan hidup sehat yang mendukung penerapan gizi seimbang, seperti minum air putih yang cukup, mencuci tangan sebelum makan, rutin beraktivitas fisik, membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta menjaga waktu istirahat yang cukup.
Agar materi lebih mudah dipahami, peserta mengikuti praktik menyusun komposisi Isi Piringku menggunakan food cards dan alas piring. Setiap siswa diminta memilih gambar berbagai jenis makanan, kemudian menyusunnya sesuai proporsi gizi seimbang. Metode pembelajaran berbasis praktik tersebut membuat siswa terlibat aktif sekaligus memahami penerapan konsep gizi dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa kembali melakukan evaluasi melalui post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 65,45 persen pada pre-test menjadi 92,73 persen pada post-test atau naik 27,27 poin persentase.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa program SIPINTAR efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep gizi seimbang dan Isi Piringku. Mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga diterapkan dalam kebiasaan makan sehari-hari dengan mengonsumsi makanan beragam, bergizi seimbang, serta memperbanyak sayur dan buah.
Melalui edukasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah, program ini diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.








































