MataKita.co, Pangkep — DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mempelajari strategi pengelolaan wisata bahari dan tata kelola keuangan daerah melalui kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Takalar, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menggali praktik terbaik dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis kepulauan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rombongan DPRD Pangkep dipimpin H. Ikhsan Baharuddin dari Fraksi Partai NasDem bersama Abdul Rahman dari Komisi I, Rahmat Irsanullah dari Komisi II, serta anggota Fraksi Partai Golkar Muhtar Sali. Kedatangan mereka diterima Wakil Ketua DPRD Takalar Fadel Achmad bersama anggota DPRD Takalar Hilal Hamzah dan Syamsuddin Dg. Serang.
H. Ikhsan Baharuddin mengatakan Kabupaten Takalar dipilih sebagai lokasi studi karena memiliki karakteristik geografis yang serupa dengan Pangkep, yakni sama-sama memiliki wilayah kepulauan di Selat Makassar dengan potensi wisata bahari yang besar.
“Kabupaten Pangkep dan Takalar memiliki kemiripan geografis, sama-sama memiliki gugusan pulau yang indah di Selat Makassar. Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin mempelajari bagaimana Pemerintah Kabupaten Takalar mengembangkan potensi wisata bahari, seperti Kepulauan Tanakeke dan Pulau Sanrobengi, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.
Menurut Ikhsan, pengalaman Takalar dalam mengelola destinasi wisata bahari dapat menjadi referensi bagi Pangkep untuk mengoptimalkan potensi wisata kepulauan yang dimiliki. Pengelolaan yang baik tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Selain membahas pengembangan destinasi wisata, rombongan DPRD Pangkep juga mendalami aspek regulasi, pengelolaan keuangan daerah, serta pola pemberdayaan masyarakat yang diterapkan dalam mendukung sektor pariwisata.
“Kunci keberhasilannya terletak pada regulasi yang tepat, tata kelola keuangan yang baik, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan dan promosi destinasi wisata. Pengalaman ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menyusun kebijakan pengembangan pariwisata di Pangkep,” kata Ikhsan.
Kabupaten Takalar selama ini dikenal memiliki sejumlah destinasi wisata bahari, di antaranya Gugus Kepulauan Tanakeke yang menawarkan potensi ekowisata dan budaya pesisir, serta Pulau Sanrobengi di Kecamatan Galesong yang menjadi salah satu tujuan wisata pantai di Sulawesi Selatan.
Melalui kunjungan kerja tersebut, DPRD Pangkep berharap berbagai praktik pengelolaan pariwisata yang diterapkan di Takalar dapat diadaptasi sesuai dengan karakteristik daerah. Penguatan sektor wisata berbasis kepulauan diharapkan menjadi salah satu motor peningkatan Pendapatan Asli Daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan Pangkep.







































