Matakita.co, Makassar – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Andi Aslinda, mendorong penguatan identitas lulusan melalui penerapan Mata Kuliah Wajib Penciri Universitas (MKWPU) mulai tahun akademik 2026/2027.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari inovasi akademik UNM untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi dan karakter yang menjadi ciri khas lulusan universitas.
Prof. Andi Aslinda mengatakan, MKWPU dirancang untuk meneguhkan identitas lulusan UNM sekaligus membedakannya dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.
“MKWPU ini meneguhkan identitas lulusan UNM. Insya Allah inovasi akademik ini akan diterapkan tahun akademik ini yang perkuliahannya akan dimulai 18 Agustus mendatang,” kata Aslinda saat membuka Workshop Finalisasi Penyusunan Bahan Ajar MKWPU di Hotel Claro Makassar, (8/8/2026).
MKWPU mencakup sejumlah bidang pembelajaran, yakni literasi sains, teknologi dan seni, kewirausahaan, serta pendidikan inklusi. Mata kuliah tersebut disiapkan sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di luar keilmuan utama masing-masing program studi.
Selain penerapan MKWPU, Prof. Andi Aslinda mengatakan UNM juga menyiapkan kurikulum baru pada 130 program studi mulai tahun akademik 2026/2027.
Menurut dia, berbagai pembaruan akademik tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara program studi, Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP), dan bidang akademik UNM.
“Capaian ini tentu karena sinergi dan kolaborasi yang terjalin baik selama ini. Mulai dari program studi, LP2MP, serta bidang akademik di Universitas Negeri Makassar,” ujarnya.
Ketua LP2MP UNM, Dr. Ismarli Muis, mengatakan, penyusunan modul MKWPU telah dilakukan selama beberapa bulan. Workshop yang berlangsung pada 8-9 Agustus 2026 menjadi tahap finalisasi sebelum modul digunakan dalam proses pembelajaran.
Mata kuliah penciri tersebut nantinya diterapkan kepada mahasiswa baru, baik pada program sarjana maupun pascasarjana.
“Mohon doa dan dukungannya agar finalisasi modul bahan ajar ini bisa rampung besok. Insya Allah Plt Rektor UNM juga akan hadir menutup workshop ini,” kata Ismarli.
Workshop finalisasi modul MKWPU diikuti 60 dosen dari sejumlah program studi di lingkungan UNM. Setelah modul rampung, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan Training of Trainer (ToT) bagi dosen yang akan mengampu mata kuliah tersebut.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri sejumlah dekan di lingkungan UNM serta Asisten Direktur Pascasarjana UNM, Prof. Dr. Risma Niswaty.








































