Matakita.co, Makassar — Pengukuhan Paskibra Unit 109 SMA Negeri 9 Makassar berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Momentum tersebut menjadi tanda dimulainya perjalanan baru bagi para anggota untuk mengemban amanah, menjaga kedisiplinan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah.
Pengukuhan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Para anggota dituntut tidak hanya memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mampu menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, kompak, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Salah satu sosok yang memiliki peran penting dalam proses pembinaan adalah Wahyudin Tidore, pelatih Paskibra Unit 109 SMA Negeri 9 Makassar. Kehadirannya memiliki makna tersendiri karena Wahyudin merupakan alumni PPS SMA Negeri 9 Makassar.
Sebagai alumni, Wahyudin kini kembali ke sekolah untuk membagikan pengalaman sekaligus membimbing generasi penerus Paskibra. Baginya, proses pembinaan tidak hanya bertujuan membentuk anggota yang terampil dalam tugas kepaskibraan, tetapi juga membangun karakter yang dapat mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengukuhan ini bukan akhir dari proses, tetapi justru awal dari sebuah tanggung jawab. Saya berharap adik-adik Paskibra Unit 109 tidak hanya menjadi anggota yang disiplin saat latihan, tetapi juga mampu menjadi teladan di sekolah. Jaga kekompakan, hormati proses, dan laksanakan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Wahyudin Tidore (15/8/26), pelatih Paskibra Unit 109 SMA Negeri 9 Makassar sekaligus alumni PPS SMA Negeri 9 Makassar.
Menurutnya, pengalaman menjadi bagian dari Paskibra merupakan proses yang sangat berharga dalam membentuk mental dan karakter generasi muda.
“Saya pernah berada di posisi mereka. Karena itu, saya ingin pengalaman yang saya dapatkan sebagai alumni bisa diteruskan kepada generasi berikutnya. Semoga dari Unit 109 ini lahir anggota-anggota Paskibra yang bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter, mental, dan rasa tanggung jawab,” tambahnya.
Kehadiran alumni sebagai pelatih sekaligus pembina menjadi jembatan antara pengalaman masa lalu dan semangat generasi saat ini. Nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, loyalitas, dan pengabdian diharapkan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Bagi para anggota yang dikukuhkan, perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. Mereka akan menghadapi berbagai proses latihan dan tantangan yang diharapkan semakin memperkuat mental serta rasa tanggung jawab sebagai bagian dari Paskibra Unit 109.
Momentum pengukuhan tersebut pun menjadi pengingat bahwa mengenakan atribut Paskibra bukan hanya tentang kebanggaan, tetapi juga tentang amanah, keteladanan, dan pengabdian.
Dengan semangat “Satu Tekad, Satu Langkah, Satu Pengabdian”, Paskibra Unit 109 SMA Negeri 9 Makassar diharapkan mampu terus berkembang, berprestasi, dan menjadi kebanggaan sekolah.
Pengukuhan hari ini bukanlah akhir. Ini adalah langkah pertama menuju perjalanan panjang untuk belajar, berlatih, bertanggung jawab, dan mengabdi.








































