Home Lensa Ratusan Kader Aisyiyah Antusias Ikuti Qur’anic Quantum Teaching di Makassar

Ratusan Kader Aisyiyah Antusias Ikuti Qur’anic Quantum Teaching di Makassar

278
0
SHARE

MataKita.co, Makassar – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Makassar menggelar Semiloka Nasional Pendidikan di Ruang Pola Kantor Walikota Makassar, Kamis (12/4/2018)

Adapun seminar ini menghadirkan narasumber yakni senator DPD RI asal Sulawesi Selatan, AM Iqbal Parewangi, Dra Rahmiah Kaduppa, M.Pd dan Istiana Tajuddin, S.Psi, M.Psi (Psikolog).

Kegiatan ini digelar untuk memberikan pengetahuan kepada guru-guru TK dan PAUD tentang “Qur’anic Quantum Teaching”, sebuah metode pembelajaran yang dikembangkan oleh Anggota DPD RI asal Sulsel, AM Iqbal Parewangi.

Sekitar 400 peserta terdiri dari guru-guru TK Bustanul Athfal Aisyiyah dari Makassar, Maros dan Gowa tampak antusias mengikuti tiga sesi materi.

Sesi pertama “Keaisyiyahan” dibawakan Rahmiah Kaduppa, tokoh senior Aisyiyah Sulawesi Selatan.

Sesi kedua “Qur’anic Quantum Teaching” dibawakan AM Iqbal Parewangi. Senator asal Sulsel yang dikenal berkinerja tinggi di parlemen pusat ini tampil energik dan memukau selama hampir dua jam.

“Metode Quantum Learning, Quantum Teaching, Accelerated Learning, dan sederet metode pembelajaran kontemporer lainnya, sangat menarik. Layaknya tubuh, molek, lehernya jenjang, rambutnya tergerai. Tetapi harus diberi roh, diberi jiwa. Jiwa Qur’anik. Itu yang saya sebut Qur’anic Quantum, metode molek quantum berjiwa Qur’anik,” jelas Iqbal.

Iqbal tidak luput menguraikan secara runut sejumlah data, fakta dan analisa terkait dunia pendidikan di Indonesia kini. Termasuk fenomena adanya murid mempolisikan, mempengadilankan, bahkan membunuh gurunya.

“Metode pembelajaran semakin maju. Dukungan teknologi berkembang pesat. Tetapi tragedi di dunia pendidikan kita juga meningkat. Penghargaan terhadap orangtua kedua atau guru, bahkan juga terhadap kedua orangtua, mengalami koreksi menyedihkan. Solusinya, generasi berakhlakul karimah. Untuk itu, metode perlu diberi jiwa Qur’ani,” urai Iqbal, alumni Fisika UGM dan Pascasarjana IPB Bogor yang juga pendiri ICMI Muda nasional itu.

Baca Juga  Unggulkan IYL-Cakka, Akademisi Unismuh dan UIN Sebut Survei JSI Rasional

Sesi ketiga “Anak dalam Perspektif Qur’an dan Psikologi” dibawakan oleh psikolog dari UGM yang juga dosen psikologi Universitas Hasanuddin, Istiana Tajuddin.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PDA sekaligus Koordinator Majelis Dikdasmen PDA Kota Makassar, Syahribulan M.Pd, secara khusus menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kinerja kesenatoran Iqbal, khususnya terhadap ummat dan dunia pendidikan.

Acara yang berlangsung hingga ashar itu ditutup dengan foto bersama. Ketika protokol pemandu sesi foto bersama itu menyampaikan bahwa AM Iqbal Parewangi berikhtiar untuk istiqamah melanjutkan perjuangan konstitusionalnya lewat DPD RI pada Pemilu 2019 mendatang, sontak seluruh peserta menjawab “Setuju!” Ketika diulangi sampai dua kali, jawaban peserta tetap sama, “Setuju!”

Bahkan ketika protokol tersebut menanyakan kesiapan peserta untuk mendukung ikhtiar tersebut, terdengar gemuruh suara “Siap!” sembari seluruh peserta mengacungkan tangan berjempol. Sesi foto bersama ditutup dengan takbir bersama tiga kali.

Facebook Comments