Home HISTORIA Tradisi Tumbilotohe, Darmawan Duming : Walaupun Berkembangnya Zaman, Jangan lupakan Sejarah.

Tradisi Tumbilotohe, Darmawan Duming : Walaupun Berkembangnya Zaman, Jangan lupakan Sejarah.

0

Matakita.co (Gorontalo) – Semarak Tumbilotohe, salah satu bentuk masyarakat dalam menjaga serta melestarikan warisan leluhurnya agar tidak tergerus akan perkembangan zaman. (2/6/2019)

Semakin berkembangnya zaman, tumbilotohe lampu tradisional seperti, Padamala (lampu berbahan minyak kelapa, dan air yang dipadukan), kini di kaloborasikan dengan lampu modern (tumbler).

Kaloborasi Padamala dan Lampu Tumbler

Sayangnya, dibeberapa wilayah, generasi muda banyak yang terlena dengan keunikan lampu tumbler hingga tanpa mengkaloborasikan dengan lampu tradisional jaman dahulu kala, namun berbeda dengan Generasi muda yang berada di Kelurahan Liluo, Kecamatan Kota Tengah, khususnya yang berada dijalan palu.

Dalam Pantauan Matakita.co, Generasi yang berada di kelurahan tersebut, menyemarakkan malam tumbilotohe itu dengan mengkaloborasikan lampu tumbler dengan lampu ala tradisional.

Lampu Padamala

Menariknya lampu yang di tampilkan dalam festival ini menggunakan 1025 unit padamala dan di kaloborasikan dengan 300 buah lampu tumbler, Lampu botol Raksasa, serta masyarakat yang melintasi jalan tersebut, diiringi dengan sejuknya musik – musik islami.

Lampu Botol menggunakan Minyak Tanah.

Darmawan Duming selaku Tokoh Masyarakat (anggota DPRD Kota Gorontalo) membenarkan hal itu, kelurahan liluo jalan Palu, lebih menitikberatkan pada lampu padamala, Arkus, lampu botol berbahan minyak tanah dan Obor, karena mengingat historis tumbilotohe sejak zaman dahulu, leluhur kita melaksanakan tumbilotohe dengan menggunakan ala tradisional serta barang bekas untuk menerangi jalan dalam melaksanakan Ibadah berjamaah.

Lanjut Putra Kelahiran Sulawesi Selatan itu, menyemarakkan tumbilotohe ini tentunya, generasi muda terus di edukasi untuk tidak melupakan sejarahnya, sehingga warisan leluhur tersebut tetap terjaga.

” kepada tim penilai atau juri dalam hal ini dinas pariwisata pemuda dan olahraga, untuk bisa melihat secara obyektif di dalam penilaian ini, karena kita di liluwo jalan palu, bekerja keras agar bisa memaksimalkan pesona festival tumbilotohe tersebut” tegasnya.

Nurhayati Abdullah selaku Kepala Kelurahan mengatakan, Gerakan Generasi ini, menyemarakkan festival tumbilotohe, serta mendukung program pemerintah, alhamdulillah hal ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pemuka adat, tokoh masyarakat dan karangtaruna, serta Sekda sangat terharu melihatnya, karena pelaksanaan tumbilotohe khususnya di jalan palu bisa sukses.

Hi. Darmawan Duming, Tokoh Masyarakat, Panitia Pelaksana dan Ibunda Kelurahan

“Di liluo kita mempunyai motto khusus yakni, yang muda selalu berinovasi dan yang tua selalu memberikan motivasi”. Tutupnya.

Facebook Comments