Home Berdikari Dosen UNM Gelar Pengolahan Hasil Perkebunan Melalui Penerapan Tepat Guna di Enrekang

Dosen UNM Gelar Pengolahan Hasil Perkebunan Melalui Penerapan Tepat Guna di Enrekang

0

MataKita.co, Enrekang – Program penerapan teknologi tepat guna kepada masyarakat  tentang pengeolahan hasil perkebunan  dilaksanakan di Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang baru-baru ini, senin (09/09/2019).

Kegiatan ini menghadirkan dosen dari Universitas Negeri Makassar, diantaranya  Amal. M.Si, Ph.D, Dr. Erman Syarif, S.Pd, M.Pd, dan Uca, S.Si, M.P, Ph.D.

Amal, selaku ketua TIM dari Universitas Negeri Makassar mengatakan bahwa, tanaman perkebunan seperti kopi dan bawang merah merupakan jenis tanaman yang sangat melimpah di Kabupaten Enrekang.

“Pada musim-musim tertentu bawang merah dan jagung melimpah dan terkadang harga yang sangat murah ditingkat petani.  Kopi dan bawang merah ini dapat diolah menjadi berbagai produk yang tahan lama dan bernilai jual tinggi misalnya dengan mengolah bawang merah menjadi keripik bawang, bawang goreng yang renyah, juga olahan biji kopi menjadi kopi sangrai dan kopi bubuk yang harum,” katanya. Rabu (11/09/2019).

Lebih lanjut dijelaskannya Ketersediaan sumberdaya manusia pada kelompok-kelompok masyarakat yang aktif dapat dibina, diberikan pelatihan dan pendampingan sehingga dapat menjadikan produksi tanaman kopi dan bawang merah menjadi sebuah home industri lokal.

“Olehnya diperlukan sentuhan teknologi tepat guna ke masyarakat sehingga mereka dapat berkreasi sesuai dengan kebutuhan usai mengikuti kegiatan penerapan teknologi tepat guna yang kita berikan,” jelasnya.

Ia pun menutup bahwa kegiatan ini terlaksana berkat hasil kerjasama antara KemenristekDikti (Risbang), Universitas Negeri Makassar, dan tentunya dari Mitra atau kelompok masyarakat yang ada di Kabupaten Enrekang.

“Kegiatan ini merupakan tahap awal, dan berikutnya adalah pelatihan dan pendampingan penggunaan alat/mesin sederhana seperti paket alat untuk pembuatan bawang goreng yang terkemas dan siap dijual ke pasaran dan juga mesin bubuk dan sangrai kopi sampai dikemas dan siap dijual ke pasar,” tukasnya.

(Bang El)

Facebook Comments