Home Lensa BKKBN, Dikbudpora dan Depag Gorontalo MoU Program Kependudukan pada Satuan Pendidikan

BKKBN, Dikbudpora dan Depag Gorontalo MoU Program Kependudukan pada Satuan Pendidikan

0

MataKita.co, Gorontalo – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo bersama Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo dan Departemen Agama (Depag) Provinsi Gorontalo menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga pada satuan pendidikan. Kamis (23/01/2020) bertempat di New Rahmat Hotel Kota Gorontalo.

Kepala Perwakilan Bkkbn Provinsi Gorontalo, Drs. Muhamad Edi Muin mengaku Tujuan Perjanjian Kerja Sama ini adalah terlaksananya upaya pengintegrasian Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pada satuan pendidikan, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab para pihak.

Dalam sambutannya dirinya menyebutkan bahwa saat ini jumlah remaja di Gorontalo sesuai data BPS tahun 2017 sebanyak 325 ribu atau sekitar 25% dari jumlah penduduk di Gorontalo.

“Besarnya persentase jumlah remaja tidak lepas dari permasalahan yang di alami oleh remaja, sehingga dimana-mana dapat di lihat dengan jelas.” Terang Edi kepada para peserta temu kerja bagi pengelola Genre tingkat Provinsi Gorontalo.

Menurutnya kemorosotan tersebut terlihat dari kenyataan yang terjafi saat ini, dimana banyak remaja yang terlibat perilaku yang beresiko dan menyimpang.

Selain itu pula berkaitan dengan pendewasaan usia perkawinan, data menunjukan bahwa ASFR (usia 15-19 tahun) masih cukup tinggi yaitu pada angka 48, yang artinya dari 1000 Wanita Usia 15-19 tahun terdapat 48 orang yang sudah melahirkan.

Kepala Perwakilan Bkkbn Provinsi Gorontalo itu menyebutkan bahwa di sisi lain melalui Program GenRe para remaja (anak muda) rata-rata terhindar dari nikah di usia muda atau terhindar dari hal-hal yang menyimpang.

“Melalui Program GenRe kita mengupayakan agar rata-rata usia kawin pertama wanita adalah 21 tahun dan 25 tahun untuk pria.” Ujar Edi Muin.

Program Generasi Berencana (GenRe) ini telah di kembangkan di lingkungan pendidikan Sekolah maupun Masyarakat. Tujuan dari Program GenRe sudah jelas yaitu untuk dapat merencanakan kehidupan para remaja.

Dalam rangka mewujudkan pola hidup sehat remaja, Program GenRe juga menganjurkan remaja agar terhindar dari resiko TRIAD Kesehatan reproduksi remaja.

Menurut Drs. Muhamad Edu Muin pendeiatan kepada remaja ini tidak bisa di lakukan dengan pendekatan kepada orang dewasa. Pendekatan remaja yang di lakukan oleh Bkkbn adalah filosofi dari, oleh, dan untuk remaja.

Maka PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) adalah wadah untuk berkumpul, belajar dan berkreasi bersama. “Remaja tidak lagi digurui, tidak juha di kendalikan, namun kita memberi ruang agar mereka mampu mengendalikan dirinya sendiri.” Tuturnya.

Dengan kehadiran mitra-mitra strategis yang mampu membantu sosialisasi, mempromosikan serta mengoprasionalisasikan program GenRe.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para kepala sekolah, guru, pembina PIK-R atas dukungannya terhadap remaja.” Tutupnya.

Selanjutnya ucapan terima kasih dan apresiasi dari Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo Dr. Ir. H. Yosef P. Koton, M.Si.

Dirinya mengungkapkan sangat mendukung program Bkkbn Provinsi Gorontalo. “Saya sangat mengapresiasi atas program yang di lakukan oleh Bkkbn, saya juga berharap melalui Program ini akan melahirkan generasi-generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi.” Tutupnya.

Facebook Comments