Home Lensa Tindak Lanjuti Komitmen Literasi Bersama, SIGn Institute Sumbangkan Buku ke Perpusdes Desa...

Tindak Lanjuti Komitmen Literasi Bersama, SIGn Institute Sumbangkan Buku ke Perpusdes Desa Biangloe

0
Ketua umum lembaga SIGn Institute, Alif Tawaqal Adry Said menyerahkan buku ke

MataKita.co, Bantaeng – Lembaga Social Politic Genius (SIGn) Institute menindaklanjuti hasil diskusi beberapa waktu lalu dengan pihak pemerintah, warga serta beberapa kelompok pemuda di Desa Biangloe, Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng, terkait pemanfaatan perpustakaan desa. Berbagai jenis buku yang disumbangkan oleh lembaga SIGn Institute untuk menambah jumlah inventaris buku yang telah ada di perpusdes Desa Biangloe.

Ketua umum lembaga SIGn Institute, Alif Tawaqal Adry Said yang memberikan secara langsung kepada Kepala Desa didampingi oleh beberapa pengelola perpusdes.yang bertempat di Kantor Desa Biangloe pada Jumat 11 September 2020.

Dalam diskusinya, Alif berterima kasih atas penerimaan masyarakat dan pemerintah desa atas apa yang telah dilakukan oleh lembaga SIGn Institute.

“Kami dari SIGn Institute berterima kasih atas apresiasi dan atensi dari segenap elemen, mulai dari masyarakat hingga perangkat desa. Harapannya, semoga cita-cita kita selaku warga negara yaitu “Mencerdaskan kehidupan bangsa” dapat dimulai dari Desa Biangloe.

Kepala Desa Biangloe, Muhammad Amin Rais, S.IP mengapresiasi inisiatif dari lembaga SIGn Institute dalam hal pembangunan sumber daya manusia terkhusus di wilayahnya.

“Kami selaku pemerintah desa berterima kasih kepada lembaga SIGn Institute yang telah memberikan sumbangan buku kepada Desa Biangloe, selanjutnya kami selaku pemerintah desa akan memanfaatkan buku-buku tersebut secara efektif dalam rangka membangun sumberdaya manusia di Desa Biangloe” jelas Alumni Unhas ini.

Lebih lanjut menurut Rais, jika perpusdes sudah dapat berjalan dengan baik, harapan kami agar perpusdes tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk membaca buku, melainkan sebagai akses pusat informasi desa yang tentunya berbasiskan literasi.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT