Home Politik Program Kece dan Bantuan Modal Start-Up, Bukti Dilan Paling Peduli Milenial

Program Kece dan Bantuan Modal Start-Up, Bukti Dilan Paling Peduli Milenial

0
Program Dilan
Suhada Sappaile, Wakil Ketua DPRD Makassar
Advertisement

Matakita.co, Makassar — Wakil Ketua DPRD Makassar, Suhada Sappaile, mengapresiasi program Kreatif Center (Kece) dan bantuan modal untuk start-up dari pasangan calon nomor urut tiga, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN). Program itu jelas menunjukkan keberpihakan pasangan doktor dan dokter itu pada kaum milenial.

Menurut Suhada, pihaknya siap mengawal program-program tersebut bila kelak DILAN diamanahkan memimpin Kota Makassar. Apalagi, sederet program tersebut memang sesuai kondisi kekinian dan dapat membantu akselerasi perekonomian daerah.

“Sudah saatnya kita memberikan kepercayaan kepada kaum muda, kelompok milenial untuk ambil bagian membangun Makassar. Nah, DILAN hadir dengan program yang pro-milenial, seperti program Kece dan bantuan modal untuk start-up,” ucap dia, Minggu (18/10/2020).

Ketua PDIP Makassar itu melanjutkan kelompok milenial memiliki potensi besar dan menjanjikan untuk mendorong kemajuan daerah. Namun, kata dia, memang diperlukan sosok pemimpin yang mampu merangkul dan mendorong potensi tersebut.

“DILAN hadir sebagai representasi milenial. Bukan cuma figur, seperti Dokter Fadli yang memang masih muda, tapi programnya juga memang berpihak ke milenial. Ya bisa dibilang paslon ini yang paling peduli milenial,” tuturnya.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, sebelumnya mengatakan pihaknya sudah menyusun beberapa program bidang ekonomi yang menyasar kaum milenial. DILAN berkomitmen ingin memberdayakan generasi muda lantaran potensi dan peluang yang ada memang sangat menjanjikan. Ia yakin di tangan milenial, Makassar akan lebih maju dan berkembang.

“Kaum milenial kini sangat dominan dan punya potensi menjanjikan, makanya tidak boleh diabaikan, mesti diberi kesempatan. Saya punya keyakinan besar bahwa kaum milenial bila diarahkan dengan baik akan mampu membawa Makassar jauh lebih baik dari saat ini. Mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi Makassar,” ujar dia.

Kader tulen Muhammadiyah itu melanjutkan beberapa program ekonomi DILAN untuk milenial adalah Rumah Kreatif atau Kreatif Center (Kece). Lewat program ini, DILAN mendorong kebijakan co-working sebagai wadah kreasi pemuda pada semua kecamatan/kelurahan dalam bentuk pusat kreativitas dan kolaborasi.

“Kita juga agendakan coaching clinic berupa program pelatihan, inkubasi dan pendampingan untuk jadi pengusaha pemula,” ucap mantan Wakil Wali Kota Makassar ini.

Tidak berhenti sampai di situ, DILAN juga menyiapkan bantuan modal untuk start-up atau perusahaan rintisan. Pasangan doktor dan dokter ini berkomitmen mendorong anak muda Makassar turut mengembangkan start-up mengingat besarnya potensi bisnis tersebut. Banyak start-up lokal yang kini menjadi perusahaan besar, seperti Gojek dan Bukalapak.

“Kita mau ada start-up dari Makassar yang berkembang dan menjadi besar. Bila itu terealisasi, percaya dan yakin ekonomi Makassar akan terdongkrak. Makanya, kita siapkan bantuan modal hingga Rp100 juta per start-up,” tutup Ketua PMI Kota Makassar ini.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT