Home Politik Protes Pencopotan Spanduk Oleh Kesbangpol Kota Gorontalo, Warga ; Harusnya Persuasif,...

Protes Pencopotan Spanduk Oleh Kesbangpol Kota Gorontalo, Warga ; Harusnya Persuasif, Jangan Pilih Kasih

0
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Gorontalo – Bentangan spanduk di depan SPBU Jalan Hi. Nani Wartabone bertuliskan menolak Lembaga/Organisasi masyarakat pendamping anggaran pemulihan ekonomi nasional yang pada pelaksanaan pekerjaan penataan Jln. Hi. Nani Wartabone telah di tertibkan oleh Kesbangpol Kota Gorontalo tanpa meminta Ijin kepada masyarakat. Senin (14/06/2021)

Penertiban spanduk yang di lakukan oleh Kesbangpol Kota Gorontalo membuat salah satu Warga masyarakat yang tinggal di Jln. Hi. Nani Wartabone angkat bicara. Menurutnya penertiban yang di lakukan oleh kesbangpol sebuah penghinaan karena tidak menghargai Aspirasi Masyarakat setempat.

“Saya hanya menyampaikan kepada pihak kesbangpol bahwa warga masyarakat Jln. Hi. Nani Wartabone meminta kepada pihak kesbangpol Kota Gorontalo agar tidak gegabah dan arogan. Yang seharunya lebih mengedepankan etika dan menyikapi aksi damai pembentangan aksi damai penolakan lembaga atau organisasi masyarakat. ” Ucap Nurdin Umar salah satu warga masyarakat.

Menurutnya,  yang seharusnya di ambil oleh kesbangpol kota gorontalo itu melakukan cara persuasif atau mediasi musyawarah bukan dengan cara tidak sopan mengeluarkan Spanduk tanpa pemberitahuan kepada masyarakat.

“Kemarin saja dinas PUPR Kota Gorontalo dalam hal ini bina marga yang memasang spanduk master plan Jln. Hi. Nani Wartabone tanpa mengucapkan permisi kepada masyarakat sekitar mereka.  Dan itu di biarkan saja tanpa ada konplen.” Terangnya.

Advertisement

Dirinya mengatakan Pihak pemerintah kota gorontalo pilih kasih antara kepentingan pribadi dan kepentingan bersama.

Jadi Nurdin mengatakan bahwa dari pihak kesbangpol harus mengedepankan apa yang di lakukan masyarakat “ini hanya spanduk bentuk penolakan bukan bangunan liar.” Ujar Nurdin.

“Spanduk Master Plan di pasang sembarangan tanpa ada kata permisi di masyarakat sekitar, ko tidak di bongkar.  Padahal spanduk yang masyarakat bentangkan di pinggir jalan tidak mengganggu aktifitas pengguna jalan yang memang harus di tertibkan.” Lanjutnya.

Dirinya sangat mengapresiasi kinerja Walikota Kota Gorontalo yang telah memperjuangkan program-program dalam anggaran PEN,  namun dirinya menyayangkan Walikota Kota Gorontalo tidak melibatkan lembaga-lembaga yang ada di sekitar Jln. Hi. Nani Wartabone.

Lebih lanjut, Nurdin hanya takut akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, melihat contoh kemarin dalam pembangunan pasar Central yang membuat dirinya angkat bicara.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT