Home Literasi Secuil Kisah Alisyah

Secuil Kisah Alisyah

0
Ryan Subarkah
Ryan Subarkah
ADVERTISEMENT

{Cacatan Buku (bukan) Pilihan}

Oleh : Ryan Subarkah*

Ini kali pertama saya mengikuti kegiatan literasi di Taman Baca Maros. Saat itu, saya ditawari membaca novel bersampul biru terbitan Subaltern. Penulisnya Sadriah, akunya telah menulis sejak menduduk bangku sekolah menengah pertama. Judul bukunya, “(bukan) Pilihan”.

Menurut saya, buku menarik, di dalamnya tiga pemeran, pemeran utama Alisyah seorang perantauan pendidikan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakak pertamanya bernama Alanis, kakak keduanya bernama Ayna. Juga Adam dan Diandra sahabat Alisyah.

Alisyah dan Adam berteman sejak kecil, ia selalu mengantar Alisyah ke sekolah hingga pulang sekolah, sementara Diandra adalah sahabat satu-satunya, selalu ada buat Alisyah, jauh maupun dekat.

Advertisement

Sadriah menuliskan, suatu hari Alisyah mengenal seseorang yang misterius di kehidupan Alisyah. Pikiran Alisyah menjadi teka-teki.

Saat Alisyah sudah tumbuh dewasa, telah mendirikan suatu perusahaan penerbit, suatu hari Alisyah dan Adam dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Dari perjodohan itu memiliki tradisi, Alisyah merasa tertekan dengan masalah yang dia alami.

Sosok misterius itu terbayang di pikiran Alisyah, membuat dirinya susah untuk memilih takdirnya.

*) Penulis adalah Pelajar SMK Teknologi Penerbangan Annas Mandai/Peserta Konsep Buku IPM Maros

Facebook Comments
ADVERTISEMENT