UMGO Kenalkan Pentingnya Konservasi Danau Limboto melalui Pengamatan Burung
MataKita.co, Gorontalo – Dalam rangkaian Milad ke-18 Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) dan untuk menyemarakkan Pekan Nasional (PENAS), UMGO menyelenggarakan kegiatan pengamatan burung (birdwatching) di kawasan Danau Limboto. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan keanekaragaman hayati Danau Limboto sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem danau sebagai habitat berbagai satwa liar.
Kegiatan tersebut menghadirkan Alif Lutfi Iksanul Fikri sebagai narasumber. Alif yang merupakan pengamat burung, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial memandu peserta mengenali berbagai jenis burung yang ditemukan di kawasan danau. Dalam waktu pengamatan yang relatif singkat, peserta berhasil mengidentifikasi tujuh jenis burung, yaitu Dara-Laut Kumis, Kuntul Kecil, Blekok Sawah, Tikusan Alis-Putih, Bondol Cokelat, Elang Bondol, dan Kirik-kirik Laut.
Salah satu temuan yang menarik adalah keberadaan Dara Laut Kumis yang merupakan burung migran. Kehadiran burung migran memiliki nilai ekologis yang sangat penting karena menunjukkan bahwa Danau Limboto masih berfungsi sebagai habitat persinggahan dan lokasi mencari makan bagi burung-burung yang melakukan perjalanan ribuan kilometer melintasi berbagai wilayah. Burung migran hanya akan singgah pada habitat yang mampu menyediakan sumber pakan dan kondisi lingkungan yang mendukung keberlangsungan hidupnya.
Menurut Alif, pengamatan burung merupakan salah satu metode sederhana namun efektif untuk menilai kondisi lingkungan. Keanekaragaman jenis burung yang ditemukan dapat menjadi indikator kesehatan suatu ekosistem. Semakin beragam jenis burung yang hadir, semakin besar pula kemungkinan habitat tersebut masih mampu menyediakan kebutuhan ekologis bagi berbagai spesies satwa. Karena itu, kegiatan pengamatan burung tidak hanya bernilai edukatif, tetapi juga mendukung upaya konservasi berbasis data lapangan.
Sebagai salah satu ekosistem lahan basah penting di Gorontalo, Danau Limboto memiliki fungsi strategis sebagai habitat satwa, daerah tangkapan air, pengendali banjir, serta sumber penghidupan masyarakat. Namun berbagai tantangan seperti sedimentasi, penyempitan badan air, dan degradasi habitat terus mengancam keberlanjutan fungsi ekologis danau. Oleh sebab itu, upaya pelestarian Danau Limboto memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah, komunitas lingkungan, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UMGO berharap dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga Danau Limboto dan keanekaragaman hayati yang hidup di dalamnya. Kehadiran berbagai jenis burung, termasuk spesies migran, menjadi bukti bahwa Danau Limboto masih menyimpan kekayaan ekologis yang bernilai tinggi. Karena itu, menjaga Danau Limboto bukan hanya penting bagi Gorontalo, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan jalur migrasi dan keanekaragaman hayati pada tingkat nasional maupun global.





































