MataKita.co, Pangkep – PT Semen Tonasa menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) Legal for Non Legal sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum (legal awareness) di kalangan karyawan sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 karyawan dan karyawati itu berlangsung dalam dua gelombang di Pusat Diklat PT Semen Tonasa. (24-24/6/2026).
Pelatihan diperuntukkan bagi pegawai nonhukum agar memiliki pemahaman dasar mengenai berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan risiko hukum, penyusunan dokumen, aspek hukum dalam kontrak, etika profesi, hingga penguatan integritas dalam proses bisnis.
General Manager Human Capital PT Semen Tonasa, Muhammad Akhdharisa SJ, yang menjadi narasumber dalam pelatihan tersebut menegaskan bahwa budaya sadar hukum tidak hanya menjadi tanggung jawab unit legal, melainkan harus dimiliki seluruh insan perusahaan.
“Legal awareness harus menjadi budaya kerja. Dengan memahami aspek hukum, setiap pegawai dapat bekerja lebih profesional, meminimalkan risiko, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Kepatuhan terhadap hukum merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Akhdharisa.
Menurut dia, pemahaman terhadap aspek hukum menjadi semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas dunia usaha dan tuntutan terhadap penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Pelatihan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan studi kasus yang diangkat dari situasi nyata di lingkungan kerja. Sejumlah isu yang dibahas meliputi implementasi kebijakan perusahaan, potensi konflik kepentingan, pencegahan fraud, perlindungan data perusahaan, hingga pentingnya dokumentasi sebagai bagian dari mitigasi risiko hukum.
Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan aspek hukum dalam pekerjaan sehari-hari. Antusiasme tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian karyawan terhadap pentingnya budaya kepatuhan dalam mendukung pelaksanaan tugas di masing-masing unit kerja.
Melalui pelatihan ini, PT Semen Tonasa berharap pemahaman hukum di seluruh lini organisasi semakin meningkat sehingga mampu memperkuat implementasi GCG, menekan potensi risiko hukum, serta mendukung terciptanya organisasi yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.








































