Beranda Kampus Bangun Komitmen Raih Cita-cita, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Program Pohon Impian di...

Bangun Komitmen Raih Cita-cita, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Program Pohon Impian di SMPN 10 Barru

0

MataKita.co,  Barru – Upaya membentengi remaja dari pengaruh pergaulan negatif memerlukan pendekatan yang tidak hanya menekankan larangan, tetapi juga mendorong mereka memiliki tujuan hidup dan karakter yang kuat. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Daerah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan program “Pohon Impian: Gerakan Pencegahan Pergaulan Negatif melalui Penguatan Karakter dan Komitmen Masa Depan Remaja” di UPTD SMP Negeri 10 Barru, Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang diikuti 33 siswa kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai upaya membangun karakter sekaligus meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Program tersebut lahir dari hasil identifikasi mahasiswa KKN terhadap kebutuhan penguatan karakter sebagai langkah preventif menghadapi berbagai bentuk kenakalan remaja.

Melalui media simbolis Pohon Impian, para siswa diajak menuliskan cita-cita serta komitmen masa depan pada lembar sticky note yang kemudian ditempelkan pada media pohon. Simbol tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi setiap siswa untuk tetap fokus pada tujuan hidup dan menjauhi perilaku yang dapat menghambat masa depan mereka.

Selain kegiatan reflektif tersebut, peserta juga mengikuti sesi edukasi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Lompo Riaja memberikan materi mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan pembentukan karakter sebagai benteng menghadapi pengaruh negatif. Babinsa Kelurahan Lompo Riaja kemudian menjelaskan konsekuensi hukum dari berbagai bentuk kenakalan remaja serta pentingnya menaati norma dan aturan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, tim UPTD Puskesmas Ralla mengedukasi siswa mengenai bahaya rokok, narkoba, dan konsumsi alkohol terhadap kesehatan fisik maupun mental remaja. Edukasi tersebut dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan (screening) bagi seluruh peserta.

Mahasiswa juga melaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti rangkaian edukasi.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa menyerahkan buku saku edukasi kepada pihak sekolah, memasang media Pohon Impian secara permanen sebagai pengingat komitmen siswa, serta memberikan penghargaan kepada tiga peserta terbaik. Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta tujuan 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.

Pembina OSIS UPTD SMP Negeri 10 Barru, Asriadi, S.Pd.Gr., yang mewakili kepala sekolah, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada para siswa.

“Kami berharap siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan membawa pulang ilmu serta wawasan baru. Proses belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui berbagai pengalaman yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat membentuk karakter mereka menjadi lebih baik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan dr. Nurwahida dari UPTD Puskesmas Ralla. Ia mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia remaja dengan menjauhi perilaku berisiko.

“Remaja adalah masa penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat. Menjauhi rokok, narkoba, dan alkohol bukan hanya untuk melindungi kesehatan fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental serta membuka peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Melalui kolaborasi mahasiswa KKN Tematik Inovasi Daerah Gelombang 116 Unhas bersama UPTD SMP Negeri 10 Barru, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan UPTD Puskesmas Ralla, program Pohon Impian diharapkan mampu menjadi langkah preventif dalam membentuk karakter positif, memperkuat komitmen remaja terhadap cita-cita, serta mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh pergaulan negatif.

Facebook Comments Box