Beranda Kampus Mahasiswa KKN Unhas dan Dinas Peternakan Gelar Gerakan Libureng Ternak Sehat

Mahasiswa KKN Unhas dan Dinas Peternakan Gelar Gerakan Libureng Ternak Sehat

0

Matakita.co, Barru-  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Libureng berkolaborasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Barru menggelar program  Gerakan Libureng Ternak Sehat.

Kegiatan yang berlangsung pada 26–27 Juli 2026 di Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, tersebut meliputi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemberian vitamin, serta sanitasi kandang ternak.

Program tersebut diinisiasi oleh Muh. Irwansyah Yamar, mahasiswa Fakultas Peternakan Unhas sekaligus penanggung jawab program kerja KKN. Pelaksanaannya melibatkan Dinas Peternakan Kabupaten Barru, Pemerintah Desa Libureng, ketua kelompok tani ternak, serta masyarakat pemilik ternak.

Selama dua hari kegiatan, tim menyambangi tiga dusun, yakni Dusun Ulo, Dusun Cempae, dan Dusun Panincong.

Di Dusun Ulo, kegiatan berlangsung pada Minggu (26/7) pukul 08.00–11.00 WITA. Kegiatan kemudian dilanjutkan di Dusun Cempae pada pukul 11.30–13.00 WITA.

Sementara pada Senin (27/7), tim melanjutkan kegiatan di Dusun Panincong pada pukul 08.00–12.00 WITA. Sebanyak  86 ekor sapi diperiksa selama pelaksanaan program. Dari jumlah tersebut, 70 ekor mendapatkan vaksinasi PMK, sedangkan 16 ekor lainnya diberikan vitamin sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Selain pemeriksaan dan pemberian vaksin serta vitamin, tim juga melakukan penyemprotan desinfektan pada tiga kandang. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penerapan biosekuriti untuk menekan risiko penyebaran penyakit di lingkungan peternakan.

Petugas Peternakan Kabupaten Barru, Irwan Iskandar, mengatakan vaksinasi dan sanitasi kandang menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran PMK sekaligus menjaga produktivitas ternak.

“Vaksinasi meningkatkan kekebalan ternak terhadap PMK, sedangkan sanitasi kandang melalui penyemprotan desinfektan menjadi bagian dari penerapan biosekuriti untuk menekan risiko penyebaran penyakit,” kata Irwan.

Menurut dia, peternak perlu terus menerapkan praktik kesehatan hewan yang baik agar kondisi ternak tetap terjaga.

“Kami berharap peternak dapat terus menerapkan praktik kesehatan ternak yang baik agar ternaknya tetap sehat dan produktif,” ujarnya.

Salah seorang peternak Desa Libureng, Usman Talib, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, kehadiran mahasiswa KKN bersama petugas peternakan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selain ternak mendapatkan vaksin dan vitamin, kami juga memperoleh pelayanan kesehatan ternak secara langsung,” kata Usman.

Dia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu peternak menjaga kesehatan dan produktivitas ternaknya.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke tengah masyarakat.

Pendampingan bersama petugas Dinas Peternakan memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi kondisi ternak, melakukan penanganan kesehatan hewan, vaksinasi PMK, hingga menerapkan sanitasi kandang.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, Gerakan Libureng Ternak Sehat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peternak mengenai pentingnya kesehatan hewan.

Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 atau Zero Hunger**, melalui penguatan sektor peternakan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. (**)

Facebook Comments Box