MataKita.co, Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) secara resmi melepas 22 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan Aisyiyah (KKN MAS) Tahun 2026 di Malang dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMGO, Senin (27/7/2026).
Sebanyak 22 mahasiswa yang diberangkatkan berasal dari Program Studi Administrasi Publik, Psikologi, dan Ilmu Keolahragaan. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang keikutsertaan UMGO dalam program KKN Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Kegiatan pelepasan dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Muh. Firyal Akbar. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa UMGO secara konsisten berpartisipasi dalam KKN MAS sebagai bentuk dukungan terhadap program Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“UMGO pernah menjadi tuan rumah KKN MAS angkatan III dan sejak saat itu kita terus berkomitmen mengikuti program ini. Keikutsertaan tahun ini menjadi yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu pesertanya tidak sampai 10 orang, sementara tahun ini mencapai 22 mahasiswa. Ini menunjukkan antusiasme mahasiswa, termasuk mahasiswa asal Timor Leste, semakin tinggi untuk mengikuti KKN MAS,” ujar Firyal.
Ia juga menyampaikan pesan Rektor UMGO agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di lokasi KKN.
“Adik-adik harus menjaga diri dengan baik, menjaga nama baik UMGO karena setiap sikap dan tindakan di lokasi akan merepresentasikan kampus kita. Tetap disiplin, selesaikan seluruh program dan tugas dengan baik, ikuti arahan panitia pusat, bahkan jika memungkinkan jadilah yang terdepan dalam menginisiasi berbagai kegiatan. Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, sukses menjalankan pengabdian, dan kembali ke Gorontalo dengan selamat,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Administrasi Umum, Dr. Salahudin Pakaya, mengingatkan peserta agar selalu menampilkan karakter sebagai kader Muhammadiyah selama mengikuti KKN MAS.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan mahasiswa saat berada di daerah penugasan, terutama mengingat adanya perbedaan kondisi cuaca dan lingkungan dengan Gorontalo.
“Jangan lupa membawa ciri khas Muhammadiyah di mana pun berada. Mampulah beradaptasi dengan lingkungan, jaga kesehatan karena suhu di lokasi tentu berbeda dengan di Gorontalo. Bersyukurlah karena terpilih menjadi peserta KKN MAS, ini merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Nantinya, kalian akan diwisuda bersama para alumni KKN MAS sebagai bagian dari pengalaman pengabdian yang bernilai,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam KKN Muhammadiyah dan Aisyiyah 2026, UMGO kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pengabdian masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Selain menjadi wadah implementasi ilmu pengetahuan, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang adaptif, berkarakter, serta mampu menjadi duta UMGO dalam mengabdi kepada masyarakat.








































