Beranda Lensa Sambut HUT RI ke-81, LDII Sulsel dan PMI Makassar Gelar Donor Darah

Sambut HUT RI ke-81, LDII Sulsel dan PMI Makassar Gelar Donor Darah

0

MataKita.co, Makassar — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar menggelar donor darah.

 

Kegiatan bertema “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga” itu berlangsung di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Kompleks Dr Tajuddin Chalid, Jalan Berua Raya, Kota Makassar, Minggu (9/8/2026).

 

Donor darah dimulai pukul 09.00 Wita dan melibatkan tim PMI Kota Makassar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta pelayanan donor. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengajian akbar LDII.

 

Ketua PMI Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI SSos MSi atau yang akrab disapa Deng Ical hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan H Asdar Mattiro SSos MIKom.

 

Kehadiran kedua pimpinan lembaga itu menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial sekaligus memperkuat kolaborasi LDII dan PMI di bidang kemanusiaan.

 

Donor Darah Jadi Bentuk Kepedulian

 

Syamsu Rizal mengatakan, donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang dapat memberikan dampak langsung bagi kehidupan orang lain. Darah yang disumbangkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

 

“Donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa ditiru kelompok, komunitas, maupun organisasi lain,” kata Syamsu Rizal.

 

Menurut dia, donor darah tidak semestinya hanya dipandang sebagai aktivitas membantu orang lain. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

 

Ia berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya berbagi dan kepedulian sosial.

 

“Motivasinya bukan sekadar membantu sesama. Masyarakat juga perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menjadikan aksi kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan,” ujar Deng Ical.

 

Memaknai Kemerdekaan dengan Kepedulian

 

Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro mengatakan, donor darah menjadi salah satu cara memaknai kemerdekaan melalui tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Menurut Asdar, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan seremonial. Nilai tersebut juga dapat diwujudkan dengan membantu orang lain dan memperkuat solidaritas sosial.

 

“Tujuan utama kegiatan donor darah ini adalah memberikan kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di bidang kemanusiaan. Kita menyumbangkan darah untuk membantu keberlangsungan hidup orang lain yang membutuhkan,” kata Asdar.

 

Ia mengatakan, nilai kepedulian yang dibangun melalui pembinaan keagamaan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat. Donor darah, kata dia, menjadi salah satu bentuk sederhana untuk menerjemahkan nilai tersebut.

 

“Nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan pengajian juga diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya melalui kegiatan sosial seperti donor darah,” ujarnya.

 

Asdar juga mengapresiasi PMI Kota Makassar, khususnya Syamsu Rizal dan seluruh tim yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurut dia, kerja sama antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga kemanusiaan seperti PMI penting untuk memperluas jangkauan kegiatan sosial. Kolaborasi tersebut dapat mengarahkan kepedulian masyarakat menjadi aksi yang terorganisasi dan memberikan manfaat nyata.

 

Setetes Darah, Harapan bagi Sesama

 

Kegiatan donor darah tersebut tidak hanya menjadi agenda sosial menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, kegiatan ini membawa pesan tentang pentingnya membangun budaya solidaritas dan kesediaan berbagi.

 

Kesediaan meluangkan waktu, menjalani pemeriksaan kesehatan, kemudian mendonorkan darah merupakan bentuk kontribusi yang dapat dilakukan masyarakat yang memenuhi syarat donor.

 

Semangat tersebut menjadi semakin relevan dalam momentum peringatan kemerdekaan. Memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan untuk hidup dan berkembang bersama dapat diwujudkan, salah satunya, dengan menjaga kehidupan dan membantu sesama.

 

Kegiatan donor darah itu sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara LDII Sulawesi Selatan dan PMI Kota Makassar. Kedua pihak berharap kolaborasi serupa dapat berlanjut melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

Asdar berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi organisasi, komunitas, dan kelompok masyarakat lainnya untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

“Semoga semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kami juga berharap semakin banyak komunitas dan organisasi ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi sesama,” katanya.

 

Tema “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga” pun menjadi pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memiliki arti besar, yakni berbagi apa yang dimiliki untuk memberi kesempatan hidup bagi orang lain.

Facebook Comments Box