Matakita.co, Makassar — Tiga mahasiswa Departemen Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas), menyelesaikan program magang selama dua bulan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kemenkum Sulsel), Sabtu (15/8/2026).
Penarikan mahasiswa setelah menyelesaikan masa magang yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 15 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan di Ruang Baca Kanwil Kemenkum Sulsel.
Selama mengikuti program, mahasiswa mendapatkan kesempatan mengenal secara langsung proses administrasi dan aktivitas kerja di lingkungan pemerintahan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran yang diperoleh mahasiswa di kampus dengan praktik di dunia kerja.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didampingi Rizal Pauzi, dosen Ilmu Administrasi Publik FISIP Unhas, serta Harson Sisang dan Nurlina selaku pendamping dari Kanwil Kemenkum Sulsel.
Nurlina mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama menjalani program magang. Ia juga berharap pengalaman selama dua bulan tersebut dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kontribusi mahasiswa selama menjalani magang di Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan magang terdapat kekurangan ataupun hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Nurlina.
Sementara itu, Rizal Pauzi menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenkum Sulsel yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja pemerintahan secara langsung.
“Terima kasih kepada Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung. Selama ini mahasiswa lebih banyak memperoleh teori di kampus. Melalui magang, mereka dapat melihat dan mengalami bagaimana pengetahuan tersebut diterapkan dalam lingkungan kerja,” kata Rizal.
Menurut dia, pengalaman praktik menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa, terutama untuk mengenal budaya kerja, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta memahami pelaksanaan administrasi pemerintahan.
Salah satu mahasiswa magang, Putri Eka Sapta, mengatakan program tersebut memberinya pengalaman dan pengetahuan baru yang tidak seluruhnya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.
“Selama magang, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran baru. Seluruh pegawai juga sangat baik dan terbuka kepada mahasiswa magang sehingga kami mudah berbaur dan beradaptasi dengan lingkungan kerja,” ujar Putri.
Program magang tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan pengalaman praktis sebagai bekal sebelum memasuki dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan.








































