Matakita.co, Makassar — Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMP Negeri 9 Makassar diisi dengan pembekalan karakter melalui materi “Etika dan Sopan Santun” yang disampaikan oleh Ibu Jumrana.
Dalam penyampaiannya, Ibu Jumrana menjelaskan bahwa etika dan sopan santun merupakan bagian penting dalam membentuk karakter seorang siswa. Sikap yang baik tidak hanya terlihat dari kemampuan seseorang dalam memimpin, tetapi juga dari cara berbicara, bersikap, menghargai orang lain, serta menempatkan diri dalam berbagai situasi.
“Menjadi pemimpin bukan hanya tentang bisa mengatur orang lain, tetapi bagaimana kita mampu memberikan contoh yang baik. Cara berbicara, menghormati guru, menghargai teman, dan menjaga sikap merupakan bagian dari etika dan sopan santun,” ujar Ibu Jumrana (10/9/26)
Para peserta LDKS diajak memahami penerapan etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah. Mulai dari membiasakan mengucapkan salam, berbicara dengan bahasa yang baik, menghormati guru dan orang yang lebih tua, menghargai pendapat teman, hingga menjaga sikap saat berada dalam lingkungan sekolah.
Ibu Jumrana juga menekankan bahwa sopan santun bukan sekadar aturan, melainkan kebiasaan positif yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sopan santun harus menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada guru atau ketika sedang mengikuti kegiatan. Di mana pun kita berada, kita harus tetap menunjukkan sikap yang baik dan menghargai orang lain,” tambahnya.

Materi berlangsung secara komunikatif dan interaktif. Para peserta diberikan contoh situasi yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari sehingga lebih mudah memahami bagaimana menerapkan etika dan sopan santun dalam berinteraksi dengan guru, teman, maupun masyarakat.
Melalui materi ini, diharapkan peserta LDKS SMP Negeri 9 Makassar tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang santun, menghargai orang lain, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya.
Pembekalan etika dan sopan santun tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian LDKS sebagai upaya membentuk karakter siswa yang positif serta mempersiapkan calon-calon pemimpin OSIS yang berintegritas dan berakhlak baik.








































