Matakita.co, Gorontalo — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan sosial melalui kegiatan pentasyarufan yang dirangkaikan dengan Pengajian Akbar Jemaah Haji Provinsi Gorontalo di Masjid Al-Muqarabin, Kota Gorontalo, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak tersebut menjadi momentum bagi LAZISMU untuk memperkuat gerakan filantropi Islam sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.
Ketua LAZISMU Provinsi Gorontalo, Mujahid Ngou, mengatakan pentasyarufan merupakan bentuk tanggung jawab lembaganya dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, LAZISMU tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dana umat, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial Muhammadiyah yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mujahid menekankan pentingnya pengelolaan dana umat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Momentum pengajian akbar, menurut Mujahid, menjadi kesempatan untuk mengingatkan umat Islam bahwa ibadah tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama.
Karena itu, LAZISMU terus mendorong penguatan budaya berbagi melalui program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pengajian akbar tersebut turut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo Shabara Karim Ngou, pejabat bidang haji Provinsi Gorontalo Mansur Basir, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Nurworo Danang, serta ratusan jemaah dan calon jemaah haji.
Selain penguatan spiritual, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi regulasi pendaftaran dan pembatalan haji reguler oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI.
Melalui kegiatan pentasyarufan ini, LAZISMU Gorontalo berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah.
LAZISMU juga berkomitmen memperkuat sinergi antara dakwah keagamaan dan kegiatan kemanusiaan agar pengelolaan dana umat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.








































