Matakita.co, Mamuju – Ketua Umum Pemuda Tata Ruang Sulawesi Barat (Petarung Sulbar), Handika Desta Putra menginginkan Kota di Sulawesi Barat agar segera dibentuk. Hal itu diungkapkan pada momentum Hari Tata Ruang Nasional 8 November 2020 kemarin.
Pemuda yang akrab disapa Desta itu mengungkapkan, Sulawesi Barat telah berdiri 16 tahun lamanya dan menjadi satu-satunya provinsi yang tidak memiliki Kota.
“Kota sangat penting untuk dibentuk selain sebagai Central Business District juga untuk meningkatkan sektor perekonomian, karena perlu ketahui salah satu indikator perekonomian di Indonesia yakni Produk domestik regional bruto (PDRB) saat ini Sulbar berada di urutan 31 dari 34 provinsi di Indonesia itu berarti bahwa masih di bawah,” kata Desta kepada Koreksi.id di Tapalang, Selasa (10/11/2020).
Desta menambahkan, ketika Sulbar mempunyai Kota, secara tidak langsung juga dapat menambah lapangan pekerjaan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masyarakatnya, karena sejatinya Kota lebih bergerak di bidang perdagangan dan jasa.
“Kita ketahui juga bahwa Kabupaten Mamuju yang saat ini merupakan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat, sudah lama mewacanakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dalam hal ini Kota Mamuju, dan salah satu syarat pembentukan Kota adalah minimal memiliki empat kecamatan. Dan syarat tersebut sudah terpenuhi, mengingat terdapat lima kecamatan milik Kabupaten Mamuju yang kemarin diwacanakan akan menjadi wilayah Kota baru, lima kecamatan memiliki luas 755,47 km2, penduduk 107.864 jiwa, dan kepadatan 142,77 jiwa/km2 merujuk pada sensus penduduk tahun 2010,” paparnya.
Kecamatan yang dimaksud adalah, Kecamatan Kepulauan Balabalakang, Kecamatan Mamuju, Kecamatan Simboro dan kepulauan, Kecamatan Tapalang dan Kecamatan Tapalang Barat.
Sebagai Ketua Umum Petarung Sulbar, Desta berharap agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan DPRD Sulbar lebih serius dalam menangani pembentukan Kota di Sulawesi Barat.
“Untuk itu kami dari Petarung Sulbar menginginkan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan DPRD Sulawesi Barat serius dalam menangani pembentukan Kota di Sulawesi Barat, apalagi Sulbar juga digadang-gadang sebagai Kota penyangga ibukota baru di Kalimantan Timur, karena secara letak wilayahnya strategis yang berbatasan langsung dengan Kaltim dan Insya Allah, kami yang tergabung dalam pemuda tata ruang akan terus mendorong jikalau perlu, kami juga ikut serta dalam menyukseskan pembentukan Kota,” tutupnya.






































