Matakita.co, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadhan Leadership Camp kembali menguatkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang ini dihadiri oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) serta narasumber dari berbagai instansi, termasuk unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam paparannya (25/2/2026), Ajun Komisaris Besar Polisi Jufri, S.I.K., M.M., Kepala Subdirektorat 3 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan, menegaskan komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas.
Ia menyampaikan bahwa tugas pokok dan fungsi Polri diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, termasuk pemeliharaan keamanan serta penegakan hukum sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kepastian hukum.
Jufri menambahkan bahwa dukungan Polri tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif melalui penguatan sistem tata kelola pemerintahan, transparansi penggunaan anggaran, dan kerja sama dengan lembaga pengawasan internal, seperti inspektorat daerah.
Menurutnya, penyelesaian temuan pemeriksaan keuangan secara cepat dan terkoordinasi menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah praktik penyimpangan.
Selain itu, Polri juga mendorong optimalisasi pengawasan internal serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam birokrasi pemerintahan yang bersih dari potensi korupsi.
“Salah satu cara memperkuat SDM seperti kegiatan yang kita laksanakan saat ini di sini. Mudah-mudahan manfaatnya sangat besar untuk kita ke depan,” ucap Jufri.
Kegiatan Ramadhan Leadership Camp sendiri merupakan program yang digelar Pemprov Sulsel untuk membekali ASN dengan wawasan kebangsaan, pemahaman tata kelola pemerintahan yang baik, serta penguatan integritas dan karakter kepemimpinan selama bulan suci Ramadhan.





































