Beranda Literasi Makassar Perkuat Satu Data Perpustakaan, 514 Unit Masuk Sistem 2026

Makassar Perkuat Satu Data Perpustakaan, 514 Unit Masuk Sistem 2026

0

Matakita.co, Makassar — Dinas Perpustakaan Kota Makassar menggelar rapat Satu Data Perpustakaan Tahun 2026 di ruang rapat lantai 6 Menara Balaikota Makassar, Senin (30/3/2026).

Rapat yang berlangsung pada hari pertama pasca libur panjang Idulfitri tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, dan dihadiri Kasubag Perencanaan serta seluruh pustakawan.

Dalam arahannya, Aryati menegaskan pentingnya data perpustakaan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan perpustakaan.

Menurutnya, sistem satu data yang dikelola dengan baik dapat memastikan validitas pengukuran kinerja sekaligus mencegah perbedaan data antarunit perpustakaan.

“Ke depan, sistem ini diharapkan dapat dikembangkan dalam bentuk aplikasi yang mudah diakses melalui smartphone,” ujarnya.

Program Satu Data Perpustakaan mencakup data perpustakaan binaan, meliputi data pengunjung, koleksi, jumlah tenaga perpustakaan, serta data umum lainnya.

Saat ini jumlah perpustakaan binaan Dinas Perpustakaan Kota Makassar tercatat sebanyak 514 unit, dengan rincian 395 perpustakaan sekolah, 90 perpustakaan umum kelurahan, 15 perpustakaan kecamatan, 7 perpustakaan kepulauan, sejumlah perpustakaan khusus, dan 2 perpustakaan umum kota.

Aryati mengakui tingkat kepatuhan pengiriman data dari perpustakaan binaan masih rendah, sehingga memengaruhi target kinerja dinas pada 2025.

Karena itu, seluruh pustakawan diminta aktif membantu penginputan dan pembaruan data, khususnya pada perpustakaan yang menjadi binaan masing-masing.

Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis tata cara pengisian tautan Satu Data Perpustakaan yang dipandu Ketua Pokja Pustakawan, Tulus Wulan Juni.

Seluruh pustakawan diberikan akses untuk menginput dan memperbarui data, sementara akurasi data akan dipantau oleh tim IT Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Program ini diharapkan mampu mewujudkan penyelenggaraan perpustakaan yang lebih berkualitas, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT