Matakita.co, Gorontalo – Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UMGO, Dr. Agustini, S.Pd., M.Pd., resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor Bidang Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, di Gedung Pascasarjana UNG.
Pencapaian ini menjadi momen istimewa bagi UMGO karena Dr. Agustini tercatat sebagai doktor ke-50 yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Keberhasilan tersebut semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kompetensi akademik dosen di lingkungan UMGO.
Dalam wawancara singkat usai ujian promosi doktor, Dr. Agustini menyampaikan bahwa perjalanan menyelesaikan studi doktoral merupakan proses yang penuh tantangan. Selain berperan sebagai dosen, ia juga menjalankan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga .
“Perjalanan menempuh studi ini merupakan proses belajar yang tidak mudah. Namun, hal ini saya jadikan sebagai motivasi, khususnya bagi anak-anak saya sendiri dan juga bagi teman-teman sesama dosen, bahwa kita harus terus meningkatkan kompetensi sebagai seorang dosen,” ungkapnya.
Semangat menuntut ilmu yang ditanamkan Dr. Agustini tidak hanya diwujudkan melalui perjuangannya meraih gelar doktor, tetapi juga tercermin dari prestasi pendidikan empat putra – putrinya. Ia mengungkapkan bahwa salah satu putranya saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, sementara satu anak lainnya melanjutkan studi di Universitas Najran, Arab Saudi, dan keduanya memperoleh beasiswa pendidikan.
“Semangat belajar yang saya miliki juga saya tanamkan kepada anak-anak. Alhamdulillah, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui beasiswa. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus belajar dan memberikan contoh bahwa pendidikan adalah investasi terbaik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Menurutnya, meskipun baru memulai pendidikan doktoral pada usia 50 tahun, semangat untuk menuntut ilmu harus terus dijaga.
Dengan penuh rasa syukur, Dr. Agustini berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 2 tahun 10 bulan. Atas capaian akademiknya, ia berhasil meraih IPK 3,80 dengan predikat Cumlaude.
Penelitian yang diangkat dalam disertasinya berfokus pada pendampingan orang tua terhadap anak pada masa transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD). Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para orang tua dalam mempersiapkan anak-anak menghadapi jenjang pendidikan dasar secara optimal.
“Penelitian saya berkaitan dengan pendampingan orang tua terhadap anak pada masa transisi dari PAUD ke SD, sehingga anak-anak dapat benar-benar siap dan mandiri ketika memasuki pendidikan dasar,” jelasnya.
Sebagai dosen PIAUD dan pengelola lembaga PAUD, Dr. Agustini berharap hasil penelitiannya dapat menjadi referensi sekaligus motivasi bagi para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak-anak mereka dalam masa transisi pendidikan.
Keberhasilan Dr. Agustini meraih gelar doktor sekaligus menjadi doktor ke-50 UMGO merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Gorontalo serta inspirasi bagi para dosen dan generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.





































