Matakita.co, Makassar – Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Peternakan (HIMSENA) Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas) membekali tim Mahakarya sebelum melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Sosial Ekonomi Peternakan pada 9 Juni 2026 ini bertujuan memperkuat kesiapan akademik, etika, dan mental mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat.
Pembekalan menghadirkan dosen pendamping Mahakarya, Ilham Syarif, S.Pt., M.Si., yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengabdian tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga kemampuan mahasiswa membangun komunikasi, memahami persoalan warga, serta menghargai kearifan lokal.
“Mahasiswa harus mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat terlebih dahulu sebelum menawarkan solusi. Pengetahuan yang dimiliki harus disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Tujuan akhirnya adalah mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri, bukan bergantung pada bantuan dari luar,” ujar Ilham.
Ia menjelaskan, setiap program pengabdian harus diawali dengan identifikasi kebutuhan yang tepat agar solusi yang dirancang sesuai dengan kondisi masyarakat. Selain itu, proses pendampingan dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan dampak yang berkelanjutan.
Ilham juga mengingatkan pesan mantan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Basri Hasanuddin, yang kerap menjadi pegangan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat.
“Pergilah ke desa dan belajarlah dengan mereka. Banyak kearifan masyarakat yang tidak ditemukan di kampus,” kutipnya.
Menurutnya, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian merupakan proses belajar dua arah. Mahasiswa tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga belajar dari pengalaman, budaya, dan pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat.
Pembekalan ini diharapkan menjadi bekal bagi anggota Tim Mahakarya HIMSENA Fakultas Peternakan Unhas untuk memahami etika pengabdian sekaligus memperkuat kesadaran bahwa ilmu pengetahuan akan memiliki makna ketika mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh dosen pendamping Ilham Syarif bersama delapan anggota Tim Mahakarya HIMSENA Fakultas Peternakan Unhas, yakni Muh. Nurhidayat, Muh. Faathir Wal Ikram, Mariana Dewi, Nur Alia Tahir, Idham Chaliq, Haekal Aditya Saputra, Dwi Pertiwi, dan Nur Athala Hamid.








































