MataKita.co, Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Paccekke menggelar edukasi pencegahan anemia bagi remaja putri di SMP Negeri Satap 20 Barru, Kabupaten Barru, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang diikuti sembilan siswi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya mencegah anemia sejak usia remaja.
Program bertajuk SADARI: Sadar dalam Risiko Anemia melalui Edukasi Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri ini dikoordinatori oleh Amaliyah Cahya Ramdani dan mendapat dukungan dari Kepala SMP Negeri Satap 20 Barru, Muhammad Amir, S.Pd. Puskesmas Mangkoso turut berkolaborasi melalui penyediaan dan pembagian Tablet Tambah Darah kepada seluruh peserta.
Edukasi tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya risiko anemia pada remaja putri akibat kehilangan darah saat menstruasi dan kurangnya asupan zat besi. Anemia tidak hanya menyebabkan tubuh mudah lelah dan menurunkan konsentrasi belajar, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada masa kehamilan di kemudian hari.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai anemia dan manfaat Tablet Tambah Darah. Selanjutnya, mahasiswa KKN-PK menyampaikan materi tentang pengertian anemia, penyebab, gejala, dampak, serta langkah pencegahan melalui konsumsi TTD secara rutin dan penerapan pola makan bergizi seimbang.
Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga mendorong peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan. Setelah sesi edukasi selesai, peserta kembali mengikuti post-test sebagai evaluasi terhadap pemahaman yang diperoleh selama kegiatan.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan anemia dan pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin. Sebagai tindak lanjut, seluruh siswi menerima Tablet Tambah Darah yang dibagikan langsung oleh tim pelaksana bersama Puskesmas Mangkoso.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswi aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Respons positif tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis sekolah menjadi salah satu pendekatan efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK 69 Unhas berharap para remaja putri semakin memahami pentingnya pencegahan anemia, rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Program ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yakni kehidupan sehat dan sejahtera bagi semua.








































