MataKita.co, Pangkep — Anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), M. Arief, menegaskan komitmennya mengawal perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya rehabilitasi gedung sekolah yang mengalami kerusakan di wilayah pegunungan Kecamatan Tondong. Menurutnya, peningkatan kualitas sarana pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman.
M. Arief mengatakan kondisi bangunan sekolah perlu dipantau secara berkala karena tingkat kerusakan umumnya terus bertambah seiring usia bangunan dan pengaruh cuaca. Namun, ia menilai laporan yang menunjukkan lonjakan kerusakan dalam waktu singkat harus diverifikasi secara menyeluruh agar tidak menimbulkan kekeliruan dalam penetapan prioritas rehabilitasi.
“Kalau kerusakan bertambah lima sampai sepuluh persen setiap tahun itu masih masuk akal karena faktor cuaca dan usia bangunan. Tapi kalau tahun lalu gedung dilaporkan masih bagus, lalu tahun ini langsung rusak 50 persen tanpa ada angin kencang atau bencana, tentu ini harus dipertanyakan. Data seperti ini harus benar-benar diverifikasi,” ujar M. Arief, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, akurasi data menjadi faktor penting dalam proses pengajuan bantuan rehabilitasi sekolah. Pemerintah akan menjadikan laporan kondisi bangunan sebagai dasar menentukan sekolah yang layak memperoleh prioritas perbaikan, sehingga setiap informasi yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi di lapangan.
Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah lebih aktif melaporkan kondisi riil bangunan kepada Dinas Pendidikan. Dengan pelaporan yang baik, usulan rehabilitasi dapat diproses secara tepat dan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku.
“Prosesnya memang melalui dinas yang kemudian memberikan rekomendasi ke pusat. Karena itu koordinasi harus kuat. Jangan sampai sekolah yang benar-benar membutuhkan justru tidak terakomodasi karena administrasi dan laporannya tidak maksimal,” katanya.
Selain menekankan pentingnya pelaporan, M. Arief juga menilai dukungan kepala daerah memiliki peran strategis dalam memperjuangkan bantuan rehabilitasi sekolah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Ia mengapresiasi langkah Bupati Pangkep yang memfasilitasi pertemuan bersama para kepala sekolah dan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), sekaligus melakukan koordinasi langsung dengan kementerian untuk memperjuangkan kebutuhan sektor pendidikan di daerah.
“Pak Bupati sudah menunjukkan perhatian dengan mengajak perwakilan kepala sekolah dan pengurus MKKS bertemu langsung ke kementerian. Upaya seperti ini patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan memperjuangkan kebutuhan sekolah-sekolah di Pangkep,” ungkapnya.
Sebagai wakil rakyat, M. Arief menegaskan DPRD Pangkep akan terus mengawal aspirasi masyarakat terkait peningkatan kualitas pendidikan, termasuk memastikan sekolah yang mengalami kerusakan memperoleh perhatian sesuai tingkat kebutuhannya.
“Kami di DPRD akan terus mengawal agar sekolah-sekolah yang kondisinya memprihatinkan segera mendapat perhatian. Pendidikan adalah investasi masa depan, sehingga jangan sampai proses belajar mengajar terganggu karena bangunan yang tidak layak,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara sekolah, Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Pangkep, DPRD, dan pemerintah pusat semakin kuat sehingga program rehabilitasi sekolah dapat berjalan tepat sasaran serta menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Pangkep.







































