Beranda Kampus Mahasiswa KKN Tematik Keamanan Pangan Unhas Dampingi UMKM Desa Labbo, Terbitkan Tujuh...

Mahasiswa KKN Tematik Keamanan Pangan Unhas Dampingi UMKM Desa Labbo, Terbitkan Tujuh SPP-IRT

0

Matakita.co, Bantaeng- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Keamanan Pangan Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan olahan di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. (21/07/2026) 

Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu pelaku UMKM memenuhi persyaratan keamanan pangan sekaligus mengurus Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu setengah bulan itu dilakukan Oryza dari Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan dan Amirah dari Program Studi Ilmu Gizi. Program tersebut merupakan bagian dari KKN Tematik Keamanan Pangan Unhas yang dilaksanakan dengan dukungan dan kemitraan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Empat UMKM pangan olahan, yakni Jajanan Bu Salma, Keripik Almadar, Kopi Siurang, dan Kopi Santung, mendapatkan pendampingan dalam proses pemenuhan persyaratan dan pengurusan legalitas produk.

Dari proses tersebut, sebanyak tujuh SPP-IRT berhasil diterbitkan untuk produk pangan olahan milik para pelaku usaha.

Pendampingan tidak hanya diarahkan pada aspek administratif. Mahasiswa juga membantu pelaku usaha memahami dan memenuhi berbagai persyaratan keamanan pangan agar legalitas produk berjalan seiring dengan perbaikan praktik produksi.

Sejumlah dokumen dan kebutuhan produksi turut disiapkan bersama pelaku usaha, mulai dari formulir koreksi kebersihan, kartu stok bahan, buku kas keuangan, denah area produksi hingga Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing usaha.

Pendampingan dilakukan secara langsung agar pelaku UMKM tidak hanya mengetahui dokumen yang diperlukan, tetapi juga mampu menerapkan prinsip keamanan pangan dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Salah satu pelaku usaha, Khaerul dari Kopi Santung, mengapresiasi pendampingan mahasiswa. Ia mengatakan, kehadiran mahasiswa membantu pelaku usaha yang sebelumnya mengalami kendala dalam proses pengurusan SPP-IRT.

“Kami bersyukur dengan kehadiran teman-teman mahasiswa yang telah mendampingi kami dalam proses penerbitan SPP-IRT. Selama ini kami mengalami beberapa kendala dalam pengurusannya,” kata Khaerul.

Menurut dia, pendampingan tidak hanya membantu dari sisi administrasi, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai persyaratan dan kelengkapan dokumen serta kebutuhan produksi.

“Dengan adanya SPP-IRT ini, kami berharap usaha yang kami jalankan semakin berkembang dan lebih dipercaya oleh konsumen,” ujarnya.

Bagi mahasiswa pendamping, penerbitan tujuh SPP-IRT menjadi salah satu capaian yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM di Desa Labbo.

Oryza dan Amirah berharap legalitas tersebut tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi pijakan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan perhatian terhadap keamanan pangan pada setiap tahapan produksi.

“Kami berharap SPP-IRT yang sudah berhasil diterbitkan dapat benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Lebih dari itu, kami berharap pendampingan selama kurang lebih satu setengah bulan ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha bahwa legalitas dan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam keberlanjutan usaha,” kata mereka.

Pendampingan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Tematik Keamanan Pangan Unhas dalam mendukung UMKM Desa Labbo agar lebih siap memenuhi persyaratan keamanan pangan sekaligus memiliki legalitas yang dapat memperkuat kepercayaan konsumen.

Mahasiswa juga berharap para pelaku usaha dapat mempertahankan praktik keamanan pangan secara mandiri dan menjaga komitmen yang telah dibangun selama proses pendampingan.

Dengan demikian, penerbitan SPP-IRT diharapkan tidak sekadar menjadi capaian administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya pangan aman dan usaha yang berkelanjutan di Desa Labbo.(**)

Facebook Comments Box