Beranda Kampus Immaj FEB Unhas Dampingi 19 UMKM di Bantaeng Go Digital

Immaj FEB Unhas Dampingi 19 UMKM di Bantaeng Go Digital

0

MataKita.co, Bantaeng — Ikatan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Immaj FEB Unhas) mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

Upaya tersebut dilakukan melalui Immaj Contribution (ICON) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat (28/8/2026) hingga Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Digitalisasi UMKM sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat”, kegiatan ini menyasar pelaku usaha rumahan yang masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran digital dan penggunaan sistem pembayaran nontunai.

Ketua Panitia Immaj Contribution 2026, Michael Arief Hidayat, mengatakan, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM di Desa Pattallassang.

“Melalui Immaj Contribution 2026, kami berharap program kerja yang dibawakan dapat memberikan dampak bagi warga Desa Pattallassang, khususnya para pelaku UMKM,” ujar Michael di Bantaeng, Jumat (28/8/2026).

Dalam kegiatan sosialisasi, pelaku UMKM mendapatkan edukasi mengenai pemanfaatan Google Maps untuk meningkatkan visibilitas lokasi usaha, Instagram sebagai sarana promosi, serta Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mempermudah transaksi.

Pemanfaatan platform digital dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas tanpa hanya bergantung pada pemasaran secara langsung.

Sekretaris Desa Pattallassang, Abd. Kadir, yang mewakili kepala desa, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam membantu pengembangan usaha masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi pribadi yang unlimited, tidak terpaku pada jurusan dan fakultasnya. Mahasiswa harus memiliki kemampuan yang tidak terbatas agar mampu berdaya saing di mana pun berada,” kata Abd. Kadir.

Selain sosialisasi, mahasiswa memberikan pendampingan dari rumah ke rumah pada Sabtu (29/8/2026), mulai pukul 10.00 hingga 16.00 Wita.

Dalam pendampingan tersebut, panitia membantu pelaku UMKM mengunduh aplikasi, membuat akun, mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps, serta mengoperasikan platform digital sesuai kebutuhan masing-masing usaha.

Sebanyak 19 pelaku UMKM memperoleh manfaat dari program tersebut. Pendampingan meliputi pembuatan QRIS bagi tujuh pelaku usaha, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps bagi 13 pelaku usaha, penguatan promosi melalui Instagram bagi satu pelaku usaha, serta pembuatan spanduk bagi satu pelaku usaha.

Salah seorang pemilik kedai di Dusun Puro’ro, Andi Pirda, mengaku terbantu dengan pembuatan titik lokasi Google Maps dan QRIS. Sebelumnya, ia belum mengetahui cara membuat dan menggunakan kedua layanan tersebut.

“Saya sangat terbantu dengan adanya Google Maps dan QRIS karena sebelumnya tidak tahu cara membuatnya. Dengan Google Maps, kedai saya lebih mudah ditemukan, sedangkan QRIS memudahkan pelanggan melakukan pembayaran,” ujar Andi Pirda.

Ia berharap pemanfaatan teknologi digital dapat membuat usahanya semakin dikenal, mendatangkan lebih banyak pelanggan, serta membuka peluang pengembangan usaha hingga memiliki cabang baru.

Pada Minggu (30/8/2026), Immaj FEB Unhas melanjutkan kegiatan dengan membagikan cetakan QRIS kepada pelaku UMKM yang telah didaftarkan. QRIS tersebut diserahkan secara langsung agar dapat segera digunakan dalam transaksi sehari-hari.

General Manager Immaj FEB Unhas, Alexander Sutejo, mengatakan, pemasaran digital berpotensi mendukung perkembangan UMKM sekaligus memperkuat perekonomian desa.

“UMKM di Desa Pattallassang dapat berkembang melalui pemasaran digital. Hal ini tentunya dapat membantu perekonomian pelaku UMKM secara langsung maupun perekonomian desa,” kata Alexander.

Ia juga berharap masyarakat Desa Pattallassang, termasuk warga yang ingin merintis usaha, mampu memahami dinamika pasar sehingga dapat bersaing lebih luas.

Immaj Contribution 2026 merupakan bagian dari program kerja Manajemen Development yang sejalan dengan misi Immaj FEB Unhas periode 2026, yakni berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.

Melalui program tersebut, Immaj FEB Unhas berharap pelaku UMKM di Desa Pattallassang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan kemandirian usaha.

Facebook Comments Box