Home Berdikari Tiga Tokoh Menuju DPR RI Jangan Tegiur Persoalan Struktural Belaka, Albert: Kasihan...

Tiga Tokoh Menuju DPR RI Jangan Tegiur Persoalan Struktural Belaka, Albert: Kasihan Rakyatnya

0

Matakita.co, Gorontalo – Usai pemilihan umum tahun 2019, tercatat tiga tokoh politik asal Provinsi Gorontalo yang berhasil meraih suara terbanyak menuju DPR RI, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakatnya.

Ke tiga tokoh Politik yang berhasil menduduki kursi panas tersebut, antara lain, Rahmad Gobel, Ida Saidah, dan Elnino Husein Mohi.

Menariknya ketiganya menuai tanggapan tegas dari salah seorang akademisi Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo.

Albert Pede selaku akademisi Unisan mengatakan, usai pemilihan ini, ketika ketiganya telah terpilih, jangan pernah mengingkari janji-janji politiknya kepada masyarakat hanya karena keuntungan sepihak.

Lanjutnya, Ketiga politisi Gorontalo ini seharusnya fokus pada apa yang menjadi harapan besar rakyat, jangan sampai tergiur dengan tawaran-tawaran menjadi menteri, ketika hal tersebut terjadi, dan diterimanya tawaran tersebut, secara tidak langsung harapan yang di gantungkan masyarakat kepada ketiganya hanya menjadi permainan belaka.

“Ingat Bapak dan ibu dipilih diharapkan akan menjadi mediator aspirasi rakyat Gorontalo bukan menerima sesuatu hanya untuk kepuasan pribadi belaka,” tegasnya, Minggu (9/6/2019).

Ditambahkan Dekanat Fakultas Hukum Unisan itu, membangun Gorontalo tidak gampang ketika ketiganya memiliki egosentris yang begitu besar, Gorontalo berpeluang, menjadi salah satu Daerah yang maju di Pulau Sulawesi, ketika ketiganya menyatukan visi misinya dan fokus dalam membantu Gubernur Gorontalo, Walikota serta Bupati, untuk kelancaran pembangunan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber daya manusianya (SDM).

“Selain itu, saya pun mengharapkan ketiga tokoh politisi ini bisa menjadi pemersatu dan penyejuk, perbedaan pandangan politik, ekonomi, sosial dan keamanan, dan ketiganya bisa menjadi pengikat erat budaya Gorontalo, dikarenakan mengingat ketiganya ialah tokoh adat yang disantuni masyarakatnya,” tutupnya.

Facebook Comments