Home Berita Adhan Dambea Tegaskan Sudah Kewajibannya Mengkritisi Pemerintah Kota

Adhan Dambea Tegaskan Sudah Kewajibannya Mengkritisi Pemerintah Kota

0

Matakita.co (Gorontalo) – Usai Dilantik, Anggota Legislatif dari partai amanat nasional (PAN) angkat bicara, soal kondisi Rakyat dan stabilitas Kota Gorontalo yang sangat memprihatinkan. Selasa (10/9/2019).

Aleg yang dikenal dengan jiwa religius itu merasa prihatin atas tingkat kriminalitas di kota gorontalo yang belum tuntas, seperti maraknya minuman keras yang kurang diseriusi pemusnahannya.

“Seingat saya pemusnahan minunan keras di kota gorontalo tidak berjalan stabil, pemusnahan itu lebih banyak di Polda, saya merasa prihatin terhadap pemusnahan minuman keras yang kurang maksimal, justru polisi yang sangat serius serta antusias menyikapi fenomena ini, kalau ini tidak didengar oleh Pemerintah Kota, masi banyak cara yang akan kita lakukan” tegas Adhan Dambea.

Selaku aleg dari dapil Kota, Adhan dambea menambahkan, keprihatinan atas apa yang terjadi dikota Gorontalo, mendorong dirinya untuk menuntaskan hal – hal tersebut bersama rakyat.

“Saya kemarin ucapkan sumpah dan janji dihadapan masyarakat dan aleg lainnya, dengan menjunjung Al – Quran, bukan buku chek, sehingganya sudah seharusnya saya akan menjalankan amanah ini secara maksimal untuk rakyat,” tegasnya.

Adhan menambahkan, sewaktu dirinya menjabat walikota, tulisan janji dan sumpah, dipampang tepat di depan pintu ruang kerjanya.Kenapa, hal itu tentunya bisa mengingatkan kita semua atas sumpah saat dilantik dengan menjunjung Al – Quran, dengan janji memperjuangkan seluruh aspirasi rakyat.

“Coba bayangkan dari 45 anggota DPRD yang barusan dilantik, ketika berangkat dari sumpah itu, untuk tetap komitmen memperjuangkan aspirasi rakyat, maka Insya Allah, akan baik kedepan. Tapi kalau hanya menganggap yang dijunjung hanyalah buku chek maka pasti orientasinya hanya ke uang saja.” Tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan, sebelum dilantik sebagai anggota DPRD, ia sempat menemui Kapolres Kota Gorontalo, dengan kapasitasnya sebagai Rakyat pada bulan juni kemarin, membicarakan persoalan yang terjadi dikota goronto, dalam hal ini stabilitas Kota. Sebagai aleg yang terpilih melalui Dapil Kota, adhan menegaskan sudah kewajibannya mengkritisi pemerintah kota.

Dihadapan para anak yatim dan piatu beserta masyarakat, dengan penuh kejujuran adhan mengungkapkan, ketika masyarakat ingin menyampaikan aspirasi dan untuk dikawal, dirinya siap mengawal persoalan tersebut, namun kalau untuk finansial dirinya tak memiliki.

” sehingganya ketika rakyat berkunjung untuk persoalan aspirasi, pintu yayasan AD Center, terbuka lebar untuk rakyat, namun harus menyurat, supaya ketika saya tidak berada ditempat, surat itu akan diberitahu oleh teman – teman sekretariat yang menerima surat tersebut.” Tutupnya

Facebook Comments