Home Berdikari Sosialisasi Zakat Perniagaan di Enrekang Minim Respon dari Pengusaha

Sosialisasi Zakat Perniagaan di Enrekang Minim Respon dari Pengusaha

0

MataKita.co, Enrekang – Baznas Enrekang terus menggencarkan sosialisasi di seluruh segmen komunitas masyarakat pengusaha muslim di Enrekang. Sosialisasi ini bermaksud menajamkan posisi zakat perniagaan di Bumi Massenrempulu.

Namun sayangnya respon para pengusaha muslim kurang menggembirakan, terbukti dari 60 undangan yang disebar hanya 25 orang saja yang hadir memenuhi undangan.

Ketua UPZ Kecamatan Enrekang, Yahya mengatakan, pihaknya telah mengedarkan puluhan undangan, namun hanya beberapa yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Kami telah mengedarkan undangan sesuai target 60 pengusaha, nyatanya yang datang sangat minim,” ungkapnya Yahya.

“Padahal undangan sudah saya edarkan di seluruh toko-toko sembako dan bangunan di wilayah,” lanjutnya.

Menurut Baharuddin, salah satu Pimpinan Baznas Enrekang, mungkin minimnya peserta yang hadir dikarenakan koordinasi antara panitia pelaksana yang belum maksimal.

“Disamping itu kesadaran pengusaha muslim di kota Enrekang memang masih sangat rendah, terbukti zakat mal yang terkumpul di luar PNS masih sangat minim,” ujarnya.

“Padahal pemilik toko-toko besar, toko elektronik, tokoh bangunan, swalayan dan lain lain cukup banyak di Kota Enrekang, tegasnya.

Meskipun minim peserta yang hadir namun tidak mengurangi semangat narasumber yaitu Ketua MUI Kab. Enrekang, Dr. KH. Amir Mustafa yang hadir untuk memberikan penjelasan tentang cara perhitungan zakat perniagaan.

Menurutnya cukup sederhana cara menghitung zakat perniagaan yaitu rumusnya modal + untung + piutang – utang dan biaya operasional.

Jika hasilnya cukup 85 gram emas maka wajib zakatnya  x 2,5%. Di bayar setiap tahun sesuai jatuh tempo haul  pembayaran zakatnya, jelasnya.

Senada dengan itu, Ilham Kadir menguatkan bahwa membayar zakat sesuai sabda nabi, ketika anda para pengusaha tertib bayar zakat, itu harta kita akan di bentengi Alla dari bala bencana.

“Allah punya cara mengambil harta kita jika tidak mau bayar zakat, cirinya hidup galau, waswas, rawan kena tipu dan lain-lain. Karena itu berbondong-bondonglah ke Kantor Baznas Enrekang bayar zakat, Insya Allah akan tersalurkan secara adil dan merata sesuai ketentuan syari’at Islam,” ujarnya.

Pimpinan Baznas Enrekang yang membidangi Pengumpulan Zakat, Baharuddin mengatakan, pihaknya akan melakukan pendekatan khusus yakni akan mengirimkan surat kepada pemilik usaha toko di Enrekang lengkap dengan formulir bukti setor zakat dan buku panduan berzakat.

“Juga akan mencetakkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) seperti NPWP. Nantinya setiap tahun akan disurati untuk pemberitahuan jatuh tempo bayar zakat, tutupnya.

Sosialisasi Zakat Perniagaan yang dipusatkan di Kecamatan Enrekang dihadiri oleh Pimpinan Baznas Enrekang yakni Ketua Baznas Ir. Mursyid Saleh Mallappa, Baharuddin, Ilham Kadir.

(Bang El)

Facebook Comments