Home Berita Penetapan Tersangka Kantor DPRD Kabgor, Ketua Ampuh Angkat Bicara

Penetapan Tersangka Kantor DPRD Kabgor, Ketua Ampuh Angkat Bicara

0

Matakita.co (Gorontalo) – Penuntasan Kasus Korupsi pada pembangunan kantor DPRD kabupaten Gorontalo wajib menjadi skala prioritas bagi Kajati yang baru. Karena kasus ini setiap pergantian kajati terkesan dibuka tutup. Hal ini yang disampaikan oleh Ketua Studi Pancasila dan Konstitusi (SPASI) Fanly Katili, S.Pd kepada Matakita.co, Jum’at (20/09/2019)

“Sudah sangat jelas di mata publik  proyek ini terdapat unsur kerugian negara dalam pelaksanaanya, Indikasi ini dikuatkan dengan terlihatnya pembangunan kantor DPRD yang sampai hari ini tak kunjung selesai bahkan tidak bisa digunakan.” Ujar Fanly

Fanly juga mengatakan, Kasus ini terlihat secara administaratif, dikuatkan dengan adanya hasil audit BPK beberapa tahun yang lalu. Kerugian negara yg ditimbulkan oleh Proyek  Mangkrak berumur 10 tahun lebih ini berbandrol sekitar 1,3 Milyar.

“Ionisnya, sebagai mana yg dilansir oleh salah satu media bahwa hasil audit, BPK sempat memberikan sinyal terkait Oknum-oknum yang paling Bertanggung jawab dalam pelaksanaan Proyek tersebut, namun pihak Kejati Gorontalo sampai Hari ini baru menetapkan satu orang tersangka.” Imbuhnya

Fanly menambahkan, Hal ini ditandai dgn adanya penahanan salah satu Oknum mantan pegawai PU kabupaten Gorontalo oleh Pihak Kejati, kamis 19 september kemarin.

“Kami mengapresiasi langkah kajati yang sudah mulai berani menetapkan TSK dalam kasus ini. Artinya kasus ini ada langkah maju dalam penuntasannya selama kurun waktu yang begitu panjang. Karena selama ini, ada kesan kasus ini prosesnya jalan ditempat.

Ketua SPASI berharap, sebelum ada pergantian kajati baru lagi, kasus ini final dengan mengungkap siapa sebenarnya dalang pada Kasus Mega Proyek ini.

“Jadi tidak sekedar membidik dan menahan oknum – oknum pegawai PU kabgor sebagai bawahan yang terindikasi hanya Korban Kebijakan daripada atasan. Kami sangat berharap Kajati Gorontalo mampu membuka serta mengungkap Aktor Intelektual yang paling Bertanggung jawab dalam pelaksanaan Proyek ini.” Tutur Fanly

Diakhir penyampaiannya Fanly juga menyampaikan, terkait dengan Pernyataan salah satu pejabat Kejaksaan, yang mengatakan tidak menutup kemungkinan masih terdapat para tersangka Lain, semakin menguatkan adanya indikasi keterlibatan oran

Facebook Comments